Pemkab Berupaya Nabire Aman dan Nyaman
NABIRE – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nabire berupaya kota Nabire khususnya dalam keadaan aman dan nyaman. Hal itu disampaikan Wakil Bupati Nabire, Ismail Djamaluddin usai mendengarkan aspirasi Permata di Lapangan Garuda Wonorejo ketika menggelar aksi damai, Rabu kemarin.

NABIRE – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nabire berupaya kota Nabire khususnya dalam keadaan aman dan nyaman. Hal itu disampaikan Wakil Bupati Nabire, Ismail Djamaluddin usai mendengarkan aspirasi Permata di Lapangan Garuda Wonorejo ketika menggelar aksi damai, Rabu kemarin.
Selain itu, pemerintah daerah juga terus berupaya untuk menurunkan angka kriminalitas dan menciptakan kota Nabire tetap aman dan kondusif saat ini, apalagi jelang tahapan Pemilukada.
"Perlu diketahui bahwa pemerintah daerah juga berupaya untuk bagaimana menurunkan angka kriminal, bukti kalau pemerintah daerah sudah melakukan upaya yaitu dengan sudah dihidupkannya lampu jalan sudah dibuat provinsi, kabupaten itulah upaya, ini pekerjaan kita bersama pekerjaan pemerintah daerah bagaimana menjaga Nabire tetap kondusif, makanya saya mohon kepada bapak/ibu semua untuk tetap menjaga keamanan,” kata Ismail.
Pemerintah daerah paham kalau bapak ibu dalam keadaan emosi spontanitas yang tinggi untuk mendukung saudara-saudara kita. “Saya mengerti, tetapi saya mohon kita selesaikan bersama tanpa menimbulkan konflik yang besar kita komitmen dulu untuk menjaga kota Nabire ini agar tetap damai," kata Wakil Bupati Ismail Jamaluddin.
Usai penyampaikan hal tersebut, dilanjutnya menceritakan terkait kejadian-kejadian yang sudah berlangsung dan terus melakukan koordinasi dengan TNI-Polri agar terciptanya rasa aman dan nyaman serta berkoordinasi dengan Forkopimda untuk mengatasi masalah ini agar cepat selesai.
"Waktu kejadian ditanggal 2 Mei di Polsek Nabar, saya ada tidak, ada jawab masyarakat, kejadian di Wanggar pas di rumah sakit saya juga hadir, rasa aman akan kami berikan makanya kami koordinasi terus dengan pihak TNI/Polri. Saya mau melihat masyarakat kita ini juga berikan rasa aman dan ini perlu koordinasi baik dan saya sudah janji malam itu dalam waktu dekat kami langsung rapat Forkopimda untuk mengatasi masalah ini," katanya.
Dalam hal ini, Ismail Djamaluddin menyampaikan posisi pemerintah agar terciptanya Nabire aman, serta menuntaskan Miras yang terjadi di kota Nabire. "Posisi pemerintah ingin juga menjadikan Nabire ini aman, bagaimana menciptakan rasa aman kepada masyarakat dalam bekerja mencari nafkah. Saya juga sudah perintahkan Kasat Pol PP hari ini rencananya lakukan sweeping minuman ilegal, tetapi hari ini peresmian dengan pasar mama-mama Papua dilanjutkan dengan aspirasi. Jadi kami tidak jalan, kita sudah melakukan dengan maksimal dan disini semuanya umat beragama, kita berdoa kepada yang Maha Kuasa, supaya Nabire ini tetap aman, damai dan bisa mencari nafkah bersama," jelasnya.
Terkait kejadian yang sudah berlangsung, pemerintah menyerahkan kepada pihak kepolisian. Dan terus bersama-sama dengan DPR melakukan koordinasi untuk membuat pos-pos di titik rawan. "Kalau itu kejadian kriminal serahkan ke kepolisian dan kita kawal bersama-sama, ini komitmen kita bersama sekarang bagaimana pekerjaan TNI-Polri dan pemerintah daerah bersama dengan legislatif DPR untuk membuat pos-pos baru ini dan akan berkoordinasi dengan Forkopimda. Ini PR kita bersama, bukti kami ada di sini ialah kami betul-betul peduli untuk Nabire tetap aman dan kondusif,” tandas Djamaluddin.
Pemerintah juga ikut andil mendampingi dan menyelesaikann persoalan-persoalan yang ada dan menciptakan kota Nabire aman dana damai. "Kita ciptakan Nabire ini dengan aman dan damai, apalagi ibukota provinsi mari kita jaga. Beri waktu untuk menyelesaikan persoalan-persoalan ini," pungkasnya.(pal/edi)
Bagikan artikel ini



