NABIRE – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nabire melalui organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait agar menertibkan pasar dan terminal khususnya tempat parkir angkutan umum dan keluar masuk kendaraan ke dan dari Pasar Karang Tumaritis (Kartum). Sebab, akibat tidak tertibnya kendaraan di Pasar Kartum, sudah kabur mana tempat masuk dan mana tempat keluar.Disamping itu, akibat tidak tertibnya Pasar Kartum, tempat parkir kendaraan kini sudah mulai menutupi pintu masuk Puskesmas Karang Tumaritis, sekolah dan kantor Kelurahan Kartum sehingga warga yang hendak ke Puskesmas, sekolah dan kantor kelurahan bisa bingung. Parkiran semakin semrawutLurah Karang Tumaritis, Yance Rumpombo, sepekan lalu saat Sosialisasi Perda Nomor 3 Tahun 2019 tentang Pengawasan dan Pembinaan Ojek di Kabupaten Nabire yang digelar di guest house mengatakan belakangan ini, Pasar Karang Tumaritis makin tidak jelas, mana jalan masuk dan mana jalan keluar. Karena, ojek-ojek ini masuk tidak beraturan, lewat depan juga lewat belakang.Lurah Kartum meminta OPD yang terkait agar menertibkan pasar dan terminal Karang. Karena, di dalam pasar ada tugas dan kewajiban dari beberapa OPD yang saling terkait seperti misalnya penarikan retribusi, perdagangan dan lain yang saling terkait. Demikian juga halnya dengan terminal Karang Tumaritis sebagai terminal sentral. Karena di terminal ini merupakan pangkalan dari angkutan umum jurusan Wanggar, Yaro, Kali Bumi, Topo dan jalur tiga kabupaten ke pedalaman.Yance Rumpombo menilai, akibat pemerintah tidak menertibkan pasar dan terminal, kenyataan yang terjadi kini, jalan umum di depan sekolah, kantor Lurah dan Puskesmas berubah jadi tempat parkir kendaraan sehingga mengganggu pengunjung dan petugas.Untuk menertibkan ojek, Lurah Kartum mengusulkan kepada pemerintah untuk menyiapkan pangkalan di depan pasar, tepatnya lokasi pencucian kendaraan yang kini tak terurus untuk dijadikan sebagai pangkalan ojek. Rumpombo usul pangkalan di depan pasar agar, tukang ojek tidak lagi masuk pasar tetapi cukup menurunkan dan memuat penumpang dari pangkalan sehingga di pasar tidak padat dengan kendaraan.(ans)