Pemkab Nabire Diminta Rehab Jalan Waroki-SP II Kali Bumi
NABIRE - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nabire diminta agar merehab dengan pelebaran jalan dari Waroki ke Satuan Pemukiman (SP) II Kali Bumi. Karena jalan tersebut sudah padat penduduk sehingga sudah saatnya pemerintah membangun infrastruktur berupa jalan untuk memperlancar
Bagikan
NABIRE - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nabire diminta agar merehab dengan pelebaran jalan dari Waroki ke Satuan Pemukiman (SP) II Kali Bumi. Karena jalan tersebut sudah padat penduduk sehingga sudah saatnya pemerintah membangun infrastruktur berupa jalan untuk memperlancar komunikasi dengan warga setempat.Ketua Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Nabire , Mathias Pigay di gedung DPRD, Senin (16/11) mengatakan, badan jalan sudah terbentuk, bahkan sudah ada pengaspalan namun kondisi jalan tersebut sudah mulai rusak karena termakan usia. Oleh karena itu, sudah saatnya Pemkab Nabire lewat instansi teknis segera memperbaiki jalan tersebut dengan pelebaran jalan dan pengaspalan agar jalan tersebut dapat memperlancar komunikasi antar penduduk di daerah ini.
Pigay menambahkan, jalan tersebut mendesak karena sudah banyak warga yang menempati sepanjang jalan Waroki – SP II, bahkan sudah ada satu Sekolah Dasar (SD) ber kelas VI sehingga pemukiman sepanjang jalan tersebut bisa dimekarkan sebuah kampung baru.Oleh karena itu, Pigay menilai jalan SP II – Waroki bisa diperlebar dan diaspal seperti pelebaran jalan Kalibobo - Waroki yang tengah dikerjakan kontraktor.Menurut catatan media ini, semasa DPRD Kabupaten Nabire periode 2004-2009 pernah menyepakati proyek rehabilitasi jalan Waroki - SP II. Besaran dana sudah ditetapkan bersama antara eksekutif dan legislatif pada saat pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Namun, belakangan pemerintah daerah lewat Dinas Pekerjaan Umum (DPU) mengalihkan proyek tersebut ke lokasi lain.Saat itu, Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Nabire, Natalis Kotouki marah besar kepada DPU Kabupaten Nabire. Karena, pemindahan tersebut dilakukan hanya sepihak, hanya pemerintah eksekutif tanpa melibatkan legislatif.Pigay menilai, sekarang saatnya, Pemkab memprogramkan pelebaran dan pengaspalan jalan Waroki - SP II. Ia meminta agar pemerintah lewat instansi teknis harus memprogramkan pelebaran jalan tersebut lewat APBD tahun anggaran 2016 yang akan dibahas beberapa waktu mendatang.Ia menilai jalan tersebut tidak hanya pengaspalan, tetapi harus dengan pelebaran agar jalan tersebut menjadi jalan poros yang menghubungkan Distrik Nabire Barat dan Distrik Nabire khususnya antara Waroki dan pemukiman di kawasan Bumi Raya. (ans)
Bagikan artikel ini



