Pemkab Nabire Akan Siapkan Lokasi Kuburan Covid-19
NABIRE - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nabire akan menyiapkan satu lokasi kuburan khusus untuk pasien yang meninggal dengan Corona Virus Dis
NABIRE - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nabire akan menyiapkan satu lokasi kuburan khusus untuk pasien yang meninggal dengan Corona Virus Disease (Covid) di Teluk Kimi.
Pemerintah tengah mencari lokasi yang tepat kuburan khusus tersebut.
Kepala Dinas lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Nabire, Onesimus Bonay, SKM.,M.Kes di ruang kerjanya, Kamis (1/10) mengatakan, sesuai dengan protokol kesehatan, pasien Covid-19 yang meninggal, langsung dikuburkan oleh petugas tanpa memberitahu keluarganya langsung ke makam.
Keluarga diberitahu setelah dimakamkan.
Tetapi, Bonay menambahkan, selama ini, pasien Covid-19 yang meninggal di daerah ini dikembalikan ke keluarga sehingga pasien meninggal karena Covid-19 dimakamkan di tempatnya masing-masing.
Dari 6 pasien Covid-19 yang sudah meninggal di Nabire, dimakamkan di tempat masing-masing.
Oleh sebab itu, kata Bonay, Pemkab Nabire akan menyiapkan lokasi kuburan meninggal karena Covid-19 di Nabire, supaya setiap pasien yang meninggal karena corona dimakamkan sesuai dengan protokol kesehatan.
Mantan Kepala Puskesmas Samabusa ini menjelaskan, pemerintah sedang menjajaki lokasi yang di Teluk Kimi.
Apabila sudah ada persetujuan dengan masyarakat, Pemkab Nabire akan menyiapkan lokasi kuburan khusus seluas 2 hektar (Ha), terpisah dari lokasi kuburan umum.
Menyinggung protes dan penolakan masyarakat untuk lokasi kuburan pasien meninggal dengan Covid-19, Bonay malah mempertanyakan, apakah dia tidak akan meninggal.
Kalau sendiri yang meninggal, mau dimakamkan dimana, tidak mau dimakamkan? Pasti dia juga meninggal dan kita semua akan meninggal.
Oleh sebab itu, tidak ada alasan bagi warga untuk menolak lokasi kuburan. Karena, kita semua akan meninggal dan dikuburkan.(ans)
Bagikan artikel ini



