Pemkab Nabire Akan Bangun Asrama Mahasiswa di Jayapura
NABIRE - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nabire melalui Dinas Pendidikan akan membangun asrama bagi pelajar mahasiswa di kota studi Jayapura secara bertahap. Tiga Asrama tersebut akan dibangun mulai tahun ini bersumber dari dana otonomi khusus (Otsus) Papua.

NABIRE - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nabire melalui Dinas Pendidikan akan membangun asrama bagi pelajar mahasiswa di kota studi Jayapura secara bertahap. Tiga Asrama tersebut akan dibangun mulai tahun ini bersumber dari dana otonomi khusus (Otsus) Papua.
Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire, Viktor Tebay di kediamannya, Minggu (25/4) mengurai, Bupati Nabire, Mesak Magai meminta kepada Dinas Pendidikan agar memprograkan pembangunan asrma pelajar bagi mahasiswa dan pelajar asal Kabupaten Nabire di Jayapura dan pelajar mahasiswa lokal di Nabire untuk menampung pelajar dan mahasiswa.
Oleh sebab itu, Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire sudah memprogramkan untuk membangun asrama di Jayapura lewat dana Otsus Papua yang dikucurkan pemerintah pusat langsung ke masing-masing kabupaten/kota di tanah Papua. Dari besaran dana Otsus tersebut 30 persen diperuntukan bidang pendidikan. Oleh sebab itu, sesuai arahan dan kemauan Bupati Nabire, kata Viktor, Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire akan menyiapkan tiga asrama bagi pelajar mahasiswa di Jayapura.
Sesuai rencana, kata Viktor, tahun ini Pemkab Nabire melalui Dinas Pendidikan akan membangun satu unit asrama di Jayapura. Asrama tersebut akan dibangun diatas lahan yang sudah disiapkan pelajar mahasiswa secara swadaya. Asrama ini dibangun baru.
Sedangkan asrama pelajar mahasiswa Nabire di Kamp Key, Abepura, Viktor menambahkan, akan direnovasi (dibangun kembali asrama yang ternakar) dalam tahun anggaran 2023 mendatang. Sementara asrama Nabire di jalan Sosial, Padang Bulan, Abepura akan dibangun tahun berikut. Sedangkan Asrama puteri/mahasiswi asal Nabire di Perumnas 1 Waena akan dibangun setelah 3 asrama putera tuntas.
Menurutnya, Pemkab Nabire memprioritaskan pembangunan asrama bagi pelajar mahasiswa di kota studi Jayapura sebagai bukti perhatian pemerintah dan keberpihakan kepada orang asli Papua (OAP) melalui dana Otsus Papua dengan menyediakan tempat penampungan dan pembinaan bagi pelajar dan mahasiswa asal daerah ini.
Menurut mantan Kepala Dinas Koperasi Kabupaten Nabire ini menilai apabila pemerintah benar-benar menyiapkan sumber daya manusia (SDM) melalui pola asrama, tidak cukup hanya menyiapkan gedung tetapi perlu disertai dengan perlengkapan kebutuhan lain seperti menjadi gedung sebagai asrama disiplin dan sebagai tempat pembiaan. Untuk menjaga dan menjalankan disiplin arsama perlu dibutuhkan pembina asrama yang siap menjaga dan mengawasi disiplin asrama yang tertib, menyiapkan penghuni asrama dengan ketrampilan tertentu sebagai kegiatan ektra akademis sehingga kualitas out asrama nampak di tengah masyarakat dan di lapangan kerja.
Oleh sebab itu, ia menilai tidak cukup hanya membangun gedung asrama tetapi perlu menyiapkan kebutuhan pendukung lainnya. (ans)
Bagikan artikel ini



