MOANEMANI - Pemerintah Kabupaten Dogiyai diharapkan untuk dapat mengupayakan pengadaan mesin pengolah Kopi Meuwobika. Hal ini selain dimaksudkan untuk mendorong masyarakat  agar gemar menanam kopi juga untuk memperlancar operasional pengolahan Kopi Meuwobika tersebut.   “Pekan lalu Plt BupatiDogiyai, Herman Auwe telah mencanangkan program pengembangan Kopi Meuwobika di Modio, Distrik Mapia Tengah. Pencanangan ini harus diikuti dengan pengadaan mesin pengupas dan penggiling kopi. Kalau tidak, maka diprediksi tujuan pencanangan bakal tidak berhasil,” kata Kepala Distrik Mapia Tengah, Kabupaten Dogiyai, Engelbertus P Degey, kepada Papuapos Nabire di Moanemani, Rabu (22/6). Menurut dia, pencanangan ini bermaksud baik dalam mengembangkan potensi daerah dan meningkatkan pendapatan masyarakat petani kopi di daerah ini. Tetapi, masyarakat Mapia Tengah sebagai sasaran pencanangan program meminta keseriusan pemerintah Dogiyai melaksanakan program ini. “Masyarakat Distrik Mapia Tengah minta kepada Plt BupatiDogiyai, Herman Auwe untuk mendatangkan mesin pengolah kopi. Masyarakat merasa pencanangan program ini tidak bisa berjalan tanpa adanya mesin pengolah kopi Meuwobika,” katanya. Dikatakan, pencanganan program pengembangan kopi Meuwobika ini untuk bisa bersaing dengan kopi Arabika yang selama ini dikenal dan dikonsumsi masyarakat. “Kita berharap agar kopi Meuwobika bisa bersaing dengan kopi Arabika. Kita juga berharap agar Kopi Meuwobika menjadi idola masyarakat terutama para penggemar kopi,” harapnya. (dou)