PANIAI – Melanjutkan aspirasi masyarkat pemekaran di wilayah Kabupten Moni Provinsi Papua demi mengurangi kepadatan pengangguran yang ada di Kabupaten Paniai, bahkan demi putra putri kedua Suku Moni dan Mee.  Ketua Tim Pemekaran Kabupaten Daerah Otonom Baru (DOB) Moni di Delama, Isaiyas Zonggonau, mengatakan, kami melihat secara pandang sebagai sebuah terobosan untuk mempercepat pembangunan melalui peningkatan kualitas dan kemudahan memperoleh pelayanan bagi masyarakat.  Pemekaran wilayah juga merupakan bagian dari upaya untuk meningkatkan kemampuan Pemerintah Daerah (Pemda) dalam memperpendek rentang kendali pemerintah, sehingga meningkatkan efektifitas penyelenggaraan pemerintah dan pengelolaan pembangunan. Dan keinginan pemekaran tersebut untuk menyediakan pelayanan publik yang lebih baik dalam wilayah kewenangan yang terukur. Dengan pelayanan melalui pemerintahan daerah induk dengan cakupan wilayah pelayanan yang lebih luas. Melalui proses perencanaan pembangunan daerah pada skala yang lebih terbatas, maka pelayanan publik sesuai kebutuhan lokal akan lebih tersedia. Lanjut, Isaiyas dan untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi penduduk setempat melalui perbaikan kerangka pengembangan ekonomi daerah berbasiskan potensi lokal. Maka akan memberikan peluang untuk menggali berbagai potensi ekonomi daerah baru yang selama ini tidak tergali. Dengan harap besar kepada Pemerintah Kabupaten Paniai dan DPRD Paniai segera untuk melanjuti titik pemekaraan yang ada di Delama. Kabupaten Paniai harus segera mengalokasikan dana APBD tahun 2018 untuk merealisasikan DOB demi kedua Suku besar Mee dan Moni.(ris)