Pemda Puncak dan PT.PLN (Persero) UP2K Papua Tengah Sepakat Hadirkan PLTD

Elvis Tabuni : “Listrik Akan Nyala 24 Jam di Puncak, Lampu Terang Hati Juga Terang”
NABIRE.- Pemerintah Kabupaten Puncak terus menggenjot pembangunan yang merata di wilayah Kaupaten Puncak, salah satu terobosan yang menjadi prioritas Pemerintah Kabupaten Puncak yakni, Kelistrikan yang ditargetkan pada September hingga Desember 2025 sudah menyala terang 24 Jam di Wilayah Distrik Gome dan Ilaga. Dengan menggandeng PT. PLN (Persero) Unit Pelaksana Proyek Kelistrikan (UP2K) Provinsi Papua Tengah dan Pemerintah Kabupaten Puncak berkomitmen mempercepat elektrifikasi di Provinsi Papua Tengah, khususnya di Kabupaten Puncak Ilaga.
Pertemuan antara pihak Pemerintah Kabupaten Puncak dan PT.PLN (Persero) UP2K Provinsi Papua Tengah berlangsung, Rabu 20/08/25) Pukul 14.00 WIT di salah satu Rumah Makan di Ibukota Provinsi Papua Tengah Nabire. Pertemuan tersebut membahas rencana pembangunan jaringan listrik, yang menggunakan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) di Kabupaten Puncak. Turut hadir dalam pertemuan tersebut,Manager PT.PLN (Persero) UP2K Provinsi Papua Tengah Reinhard T. Sayori., Wakil Ketua II DPRK Puncak Negro Wanimbo., Plt. Sekda Kabupaten Puncak Nenu Tabuni, S.Sos., Inspektur Kristian D. Sikoway, S.P.,M.Ak., Kepala BPKAD Ferdinand G.M.Helan, SE.,M.Si., Kepala Dinas PUKP Kabupaten Puncak Dominggus Wihiyawari, ST., Kepala Bappeda Herman D. Wanma, S.STP., M.KP dan Executive Director PT. Gunung Selatan Atto Jaya Sampebuntu, SE.

Bupati Kabupaten Puncak, Elvis Tabuni, SE.,MM yang didampingi Plt. Sekda Puncak Nenu Tabuni, S.Sos dan Kepala Dinas PUKP Kabupaten Puncak Dominggus Wihiayawi, ST kepada Papuapos mengatakan,beberapa hari kedepan Pemda Puncak dan juga PT.PLN (Persero) UP2K Provinsi Papua Tengah akan turun ke Puncak untuk melihat hal-hal apa saja yang harus dipersiapkan, untuk menjadikan Kabupaten Puncak Terang 24 Jam ditahun 2025 ini. Dimana, ini bentuk komitmen pemerintah kabupaten Puncak kepada rakyat Puncak, dan hal ini telah disepakati dengan pihak PT.PLN (Persero).
“Ini bentuk komitmen kita Pemerintah, dimana sesuai dengan Kunker Gubernur Papua Tengah beberapa waktu lalu di Puncak, dan beliau menginginkan lampu menyala dua puluh empat jam di Puncak, dan kami berterima kasih kepada Gubernur Papua Tengah yang telah memfasilitasi kami, sehingga petemuan ini bisa berlangsung hari ini,”ungkap, Bupati Elvis.

Kata Bupati, sebelumnya dan sampai hari ini, di kabupaten Puncak hanya dilayani oleh Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH), sehingga tidak dapat berjalan maksimal, akibat faktor cuaca yang tidak bisa diprediksi di Kabupaten Puncak. Sehingga, Pemerintah Daerah mengambil sikap, agar tidak tergantung dengan faktor cuaca, maka Pemda Puncak berkomitmen untuk mengubah PLTMH menjadi PLTD yang akan dikelola langsung oleh PT. PLN (Persero).
“Saya berharap, dua puluh lima Distrik yang ada di Kabupaten Puncak bisa terang di tahun ini. Dan ini akan berlanjut terus hingga bulan Desember, dan akan diresmikan. Sampai dengan bulan oktober semua harus bisa selesai, kalau lampu terang, berarti hati juga terang, kalau gelap berarti pikiran juga gelap,”ujarnya.
Dirinya selaku Bupati Puncak berharap, warga masyarakat Puncak untuk menjaga fasilitas pembangunan yang sudah dikerjakan maupun yang akan dikerjakan nantinya. Termasuk, hadirnya PLTD di Puncak. Karena, semua yang dilakukan oleh Pemerintah adalah untuk kepentingan masyarakat Puncak.
Sementara itu, Manager PT. PLN (Peresro) UP2K Provinsi Papua Tengah, Reinhard T. Sayori, menjelaskan bahwa, PT. PLN (Persero) UP2K Provinsi Papua Tengah dan juga UP3 Timika, sangat berterima kasih kepada Pemda Puncak atas kerjasama tersebut. Dengan tujuan bahwa, Kabupaten Puncak di bulan Desember 2025 sudah menyala 24 jam.

“Kami sebagai pelaksana teknis sangat mengapresiasi dan berusaha semampu kami, untuk bagaimana membantu kabupaten puncak, agar tujuan dari Kabupaten Puncak menyala di bulan desember dapat terealisasi. Jadi tadi kita membahas bagaimana, rencana dan tahapan-tahapan pelaksanaan yang nanti akan bermuara pada nyala dua pulah empat jam. Jadi,ada beberapa hal yang kami sepakati dan akan segera di tindak lanjuti, sehingga semua berprogres secara bersama-sama,”tutur, Manager PT.PLN (Persero) UP2K Provinsi Papua Tengah, Reinhard T. Sayori.
Menurutnya, pusat pemerintahan dan pusat kota, khususnya Ilaga dan Gome dapat teraliri listrik secara “continue” 24 jam. Ini mungkin, yang lebih dulu diprioritaskan, selanjutnya akan diperluas ke Distrik-distrik yang ada disekitarnya. Dan tentunya program tersebut bisa berjalan apabila, kedua belah pihak sama-sama secara konsisten untuk merealisasikan tahapan-tahapan yang sudah disepakati bersama. (cad)
Bagikan artikel ini



