Pemda Nabire Ajukan Survei Area Pembangunan BTS
NABIRE – Berdasarkan Surat Nomor: 55/1518/Set, perihal permintaan Survey BTS di Kabupaten Nabire, sehubungan dengan berkembangnya kebu
Bagikan
NABIRE – Berdasarkan Surat Nomor: 55/1518/Set, perihal permintaan Survey BTS di Kabupaten Nabire, sehubungan dengan berkembangnya kebutuhan komunikasi di dalam masyarakat, menuntut tersedianya akses komunikasi yang handal dan stabil serta menjangkau daerah-daerah terpencil, maka atas nama Pemerintah Kabupaten Nabire dengan ini mengundang serta mengajukan permintaan survey area pembangunan BTS Perbatasan sebanyak 16 site kepada PT. Telkomsel di Jakarta. Adapun nama kampung sasaran survey diantaranya, Kampung Nifasi, Makimi, Manunggal Jaya (SP 4) Sima, Wami, Akudiomi, Ororodo, Gamai Jaya (SP 4), Topo Jaya (SP 3), Gamai Biru (Km 38) Unipo (km 100), Aibore, Napan Yaur, Yeretuar, Kamarisano Samanui. Sebagai bahan pertimbangan Pemerintah Kabupaten Nabire menjamin hal-hal berikut, diantaranya, keamanan pembangunan, pembebasan lahan yang akan dibantu oleh Pemerintah Kabupaten Nabire dengan jumlah penduduk yang terdapat lebih dari 200 jiwa per site. Selain dari data perihal lewat Kominfo, media ini juga mendapat sumber hasil konfirmasi dari Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Nabire Drs. Suwardi, M.Si yang menjelaskan terkait dengan jaringan internet di Kabupaten Nabire yang terjadi kendala itu adalah ranah dari pihak Telkom, selaku penyelenggara mereka juga mempunyai aktivitas internet seperti juga dipihak Telkomsel masing-masing mempunyai restribusi sesuai manajemennya. Dan sebagai hak jawab tentang jaringan Nabire yang sementara tidak terkoneksi adalah pihak Telkom. Lanjut Suwardi, dirinya juga sudah mengkonfirmasi dengan Kepala Telkom Nabire Sudiman, terkait mempertanyakan masalah jaringan dan jawabnya jaringan ini mereka sudah perbaiki posisinya di Pulau Nau dan perangkatnya yang rusak dan sistem ini jalurnya lewat Sorong. Perlu diketahui juga, Telkom Nabire tugasnya hanya melaksanakan. Bagaimana dengan tugas Kominfo, kata Suwardi selaku Kepala Dinas Kominfo Nabire, mereka tugasnya hanya mengkomunikasikan dan mencari informasi dan mereka juga adalah pengguna, dan tidak boleh disalahpersepsikan, berikut mereka juga langganan pihak Telkom untuk kebutuhan internet di daerah. Lanjutnya, beberapa bulan kedepan Papua juga ada proyek Palapa Ring Timur dan Kabupaten Nabire mendapat kualitas terbaik soal jaringan internet, jadi pasti mantap. Oleh sebab itu, diminta kepada masyarakat sabar ikut arus saja, kalau menikmati yang baik. Sedangkan jaringan internet yang sekarang ini, itu ada di wilayah Telkom. Data dari Telkom Nabire, Sudiman di sela-sela kesibukanya di depan kantor Telkom di Jalan Pepera mengatakan jaringan pasti akan baik, cuma saja dalam perbaikan perangkatnya. Ada 13 titik tower yang menuju Kabupaten Nabire mereka juga dalam memperbaiki sangat hati-hati, jadi diminta masyarakat agar tetap sabar jaringan ini rakitan manusia pasti bisa baik, katanya, beda dengan manusia yang ditentukan nasibnya atau kodratnya. Telkom Nabire sejauh ini di Kabupaten Nabire terus melakukakn pelayanan terbaik lewat indihome di masing-masing pelanggan dengan kapasitas masing-masing. Pelanggan indihome selain sebagai pengguna juga harus mengikuti tata tertib dalam menggunakan atau memakai informasi, mengirim informasi harus hati-hati, juga ikut bertanggung jawab membayar kewajibannya, karena ini juga akan kembali ke masyarakat. Pesan lain dari Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Nabire, masyarakat sebagai pengguna alat komunikasi internet, seperti handphone harus berhati-hati juga mengelola berita, seperti informasi yang masuk jangan ditelan mentah-mentah harus menilai, meneliti, mencari tahu, apakah berita itu fakta atau bohong. Hal ini sangat penting, masing-masing Kepala Keluarga (KK) harus bertanggung jawab juga atas keluarganya yang menggunakan HP untuk tidak menerima berita-berita hoaks. Sebagai warga negara yang baik dan umat yang beriman kita harus jaga toleransi antara sesama umat beragama, suku budaya, karena perbedaan itu indah di mata Tuhan, tidak mungkin Tuhan itu menciptakan laki-laki semua, atau perempuan semua, tetapi Tuhan menciptakan laki-laki, perempuan dan berbagai macam suku, bangsa, budaya, itu karena seninya Tuhan, bukan maunya kita, dan sebagai warga Negara Republik Indonesia yang mepunyai dasar Pancasila sudah mengajar kita tentang kebersamaan menghormati suku satu sama suku lain, agama satu sama agama lain, tanpa membedakan latar belakang. Duduk sama rendah, berdiri sama tinggi, Bhinneka Tunggal Ika, berbeda-beda tetapi tetap satu. Upaya pemerintah daerah yang sudah menjelaskan terkait pengajuan survey pembangunan BTS dan penjelasan dari Kepala Dinas Kominfo tentang status atau otoritas yang menjawab jaringan internet yang terkendala di Kabupaten Nabire adalah wewenang pihak Telkom. Sedangkan pihak Telkom selak penanggung jawab juga menyampaikan kesabaran kepada pelanggan agar tidak terprovokasi dengan berita atau informasi yang tidak jelas. Selaku petugas atau pelaksana, Sudirman selaku Kepala Telkom Nabire selalu bersama-sama karyawan-karyawtinya melakukan pelayanan terbaik agar pula jaringan normal kembali, apabila jaringan perangkat dititik tower yang diperbaiki. Pihak Telkomsel Nabire juga selama ini sudah melakukan pelayanan terbaik kepada masyarakat Nabire. Masyarakat juga berterima kasih dan kendalanya juga sama, titik yang sama kabupaten yang sama, alamat jaringan yang sama. Oleh sebab itu kesabaran pelanggan yang ada di Kabupaten Nabire diminta tetap sabar, sambil menunggu perbaikan jaringan internet sampai baik, sementar jaringan telepon masih aktif. Sebagai warga Negara Indonesia yang baik tetap menghormati sesama manusia yang melaksanakan akivitasnya dalam keadaan susah dan senang itu ada di Negara kita sendiri NKRI.(ist)
Bagikan artikel ini


