Pembangunan Jembatan Oneibo Rencana Diresmikan 2021
DEIYAI – Selama ini yang menjadi salah satu keluhan bagi warga masyarakat Deiyai adalah Jembatan Oneibo yang belum menghubungkan antar
DEIYAI – Selama ini yang menjadi salah satu keluhan bagi warga masyarakat Deiyai adalah Jembatan Oneibo yang belum menghubungkan antara Bomou dengan Meiyepa, sehingga para pengendara roda dua maupun roda empat, yang hendak dari Tigi Barat ke Waghete Ibukota Kabupaten Deiyai, tidak bisa melewati Jembatan Oneibo karena pekerjaan pembangunan jembatan belum selesai.
Untuk menjawab keluhan tersebut, Pemerintah Deiyai melalui Dinas PU selaku dinas teknis telah berupaya menjawab keluhan dimaksud, maka Dinas PU selaku dinas teknis, sejak berapa bulan lalu telah mulai kerjakan pembangunan Jembatan Oneibo yang dihubungkan antara Bomou dengan Meiyepa di wilatan selatan jalan lingkar Deiyai.
Pembangunan akses jembatan Oneibo, kini sebagian besar sudah dikerjakan, Sehingga kini sudah mencapai 90% sudah dikerjakan, maka diperkirakan pekerjaan pembangunan jembatannya akan berakhir dalam beberapa pekan kedepan, sehingga dalam tahun 2021 ini juga akan diresmikan.
Berdasarkan pantauan salah satu tokoh Pemuda Deiyai, D. Badii, kepada media ini menuturkan, pembangunan jembatan Oneibo sebagaian besar pembangunan jembatan telah dikerjakan, seperti pemasangan besi penyambungan Kali Oneibo telah dikerjakan, sehingga kini sebagian besar sudah dikerjakan.
“Diperkirakan pekerjaan pembangunan jembatan kini sudah mencapai 90% sudah dikerjakan, sehingga diperkirakan kemungkinan besar, beberapa pekan kedepan dalam tahun 2021 ini, pembangunan Jembatan Oneibo bisa selesai,” katanya.
Dikatakannya, jika pembangunan jembatan Oneibo selesai dikerjakan maka akses jembatan bagi warga Deiyai dapat lancar, terutama bagi para pengendara roda dua maupun roda empat dapat dilewati di Jembatan Oneibo, tidak seperti selama ini para warga khususnya para pengendara tidak bisa dilewati jembatan Oneibo.
Dikatakannya, pembangunan akses jembatan Oneibo merupakan salah satu kebutuhan umum bagi warga sebagai pengguna jembatan maka terselesainya pembangunan akses jembatan, tentu akan dapat terjawablah salah satu keluhan warga selama ini, khususnya di bidang insfrastruktur di Deiyai.
“Selama ini para warga yang punya kendaraan roda dua bahkan roda empat, warga Tigi Barat yang hendak ke Waghete dan sebaliknya selalu lewat di bagian utara, tidak bisa lewat jembatan Oneibo, sehingga setelah selesai jembatan Oneibo, akan bisa melewati.
Kalau jalan lingkar Tigi sudah bagus kini hanya pengaspalan saja di bagian yang belum diaspal, sehingga setelah jembatan Oneibo sudah selesai semua aktifitas warga akan lancar,” ujarnya.
Dia berharap, kepada pemerintah daerah agar dapat diperhatikan juga pembangunan lainnya yang masih belum dikerjakan seperti pengaspalan jalan dan pembangunan jembatan yang masih belum dikerjakan, supaya jalan jembatan yang merupakan sarana umum itu dapat terjawab.
Sehingga melalui pembangunan dimaksud Deiyai juga dapat maju sesuai keinginan bersama.(hbb)
Bagikan artikel ini



