NABIRE – Dalam rapat koordinasi tatacara kampanye Pilkada Kabupaten Nabire, sempat terkemuka soal ada tidaknya pajak bagi pemasangan baliho dan sejenisnya dari pasangan calon (Paslon).

Saat rapat koordinasi Selasa (29/9) belum ada informasi pasti terkait besaran biaya yang harus dibayar Paslon untuk membayar pajak reklame.

Selanjutnya pada sosialisasi tatacara kampanye terhadap Paslon dan partai politik pendukungnya yang digelar Rabu (30/9) juga belum ada kepastian terkait hal itu.

Saat media ini meminta penjelasan kepada Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Nabire, Fatmawati, S.STP, melalui pesan WA menyebutkan jika reklame Paslon itu juga merupakan bagian dari mempublikasikan diri untuk menarik perhatian massa agar bisa memilih dirinya.

Terkait dengan hal itu, lanjutnya, akan ada pengenaan pajak reklamenya. 

“Dan perhitungan biayanya berbeda dengan pajak reklame usaha.

Ada jenis reklame produk dan non produk.

Baliho Paslon itu masuk kategori reklame non produk.

Secara ijin itu ranahnya DPMPTSP, kalau kami melakukan perhitungan pajaknya sebelum diterbitkan ijinnya,” kata Fatmawati.

Ketetapan itu, lanjut dia, merujuk pada UU nomor 28 tahun 2009 dan Perda nomor 4 tahun 2010 yang telah diperbaharui menjadi Perda nomor 7 tahun 2018. 

“Secara tehnis perhitungannya ada di bidang penetapan pajak.

Saya hanya menyampaikan garis besarnya saja berikut aturan yang kami gunakan.

Semua daerah sama, hanya tarif perhitungan disesuaikan dengan kondisi daerah,” ujarnya.

Pantauan media ini saat sosialisasi, sempat disampaikan Ketua KPU Nabire agar terkait belum jelasnya soal pajak reklame Paslon, pihak terkait untuk mencari kejelasan ke Kantor Bapenda Nabire.

Menanggapi rencana ini, Kepala Bapenda Nabire mengaku pihaknya siap dan dengan senang hati akan menjelaskan sesuai aturan yang berlaku. 

“Sebenarnya yang harus menjelaskan adalah ranahnya DPMPTSP selaku pemberi ijin.

Kami hanya hitung pajak saja sebagai pelengkap ijin.

Tapi demi pemahaman bersama biar tidak apa saya yang jelaskan dasar hukumnya,” tutur dia. (ros)