Pelepasan Tanah SMA Unggulan di Kimi, Komitmen Bangun SDM OAP
NABIRE - Dengan dilepasnya tanah seluas 200x400 M di Kampung Nusantara Kimi bagi pembangunan SMA unggulan sesungguhnya sebagai komitmen dari Keluarga Besar Marey secara umum dan secara khusus Keluarga Yulian Jap Marey bersama anaknya Petrus Semuel. Kepada pihak pemerinta
Bagikan
NABIRE - Dengan dilepasnya tanah seluas 200x400 M di Kampung Nusantara Kimi bagi pembangunan SMA unggulan sesungguhnya sebagai komitmen dari Keluarga Besar Marey secara umum dan secara khusus Keluarga Yulian Jap Marey bersama anaknya Petrus Semuel.
Kepada pihak pemerintah kabupaten Nabire melalui Dinas Pendidikan, sehingga dengan pelepasan tanah tersebut sebagai bukti keluarga besar Marey telah berkomitmen untuk ikut membantu pemerintah dalam rangka persiapan Sumber Daya Manusia (SDM) anak-anak Papua di wilayah Meepago.Untuk itu, SMA unggulan yang terletak di Kampung Nusantara Kimi ini dapat diperuntuhkan bagi putra dan putri Asli Orang Papua (OAP), karena ini salah satu SMA unggulan yang akan sama dengan SMA Unggulan Bumi Perkemahan (Buper) Waena Kota Jayapura.Yang mana setiap lulusan SMA Unggulan Nabire ini akan melanjutkan pendidikan ke Perguruan Tinggi (PT) yang ada di luar negeri. Sebab dari SMA unggulan ini akan disiapkan anak-anak Papua yang jujur, disiplin dan pintar. Demikian dikatakan Petrus Semuel Jap Marey,S.Pd, selaku pihak yang menyerahkan tanah bagi pembangunan SMA Unggulan Kampung Nusantara Kimi kepada Papuapos Nabire, Jumat (30/9), SMA unggulan yang kini mulai dibangun dengan penggusuran lokasi serta penebangan kayu, dapat diperuntuhkan bagi anak-anak asli Papua di wilayah Meepago.Lanjutnya, bukan saja ada pembangunan SMA Unggulan di Nabire yang dibangun, akan tetapi ada 5 SMA unggulan yang pada 5 daerah wilayah adat yang ada di Provinsi Papua, dengan demikian marilah kita sama–sama sambut ini sebagai satu peluang bagi anak-anak dan cucu kita di masa yang akan datang.Sehingga untuk diketahui semua pihak lokasi tanah pembangunan SMA unggulan, surat pelepasan adatnya telah ada dan kini lagi dibuat Sertifikat Tanah yang kini dalam proses dalam dalam waktu.Untuk itu dalam Surat Pernyataan Bupati Nabire Isaias Douw, S.Sos.MAP dengan Nomor : 800/781/Set tertanggal 10 Juni 2016 tentang kesiapan lokasi 8 Hektar untuk dijadikan tempat pembangunan SMA unggulan di wilayah adat Meepago di Kabupaten Nabire.Selanjutnya dalam surat tersebut, Bupati Nabire juga menyatakan bahwa tanah 8 hektar untuk pembangunan SMA unggulan khusus putra-putri Papua dari wilayah adat Meepago sesuai program Gubernur Papua untuk tahun anggaran 2017 yang berlokasi di Kabupaten Nabire. (des)
Bagikan artikel ini



