NABIRE - Ratusan para pedangang Sentral Pasar Kalibobo Nabire mengadakan demo damai di halaman Kantor Bupati Nabire, yang mayoritas Mama-mama Papua, guna meminta pemerintah kabupaten Nabire dapat mengambil sikap yang tegas terkait pasar-pasar ilegal yang marak di Nabire. Agus Remdana mewakili pedagang Pasar Sentral Kalibobo menyampaikan, adapun aspirasi yang disampaikan oleh perwakilan pedagang Pasar Sentral Kalibobo, yakni meminta pembongkaran pasar-pasar ilegal yang ada di badan jalan kota Nabire.Dikatakan, sepertinya beberapa pasar yang tidak resmi, Pasar Sore KPR, Pasar Buton dekat SPBU Oyehe, Pasar Smoker, Pasar Jalan Mongga Sidi. Apabila, aspirasi ini tidak ditidaklanjuti, terangnya, maka seluruh pedagang ini tidak akan membayar pajak retribusi. Selain itu, mereka juga meminta kepada pemerintah untuk memperhatikan sampah yang selama ini kurang diperhatikan dan pembuatan WC umum serta perbaikan jalan rusak dalam pasar.Mereka juga, mengharapkan dukungan pemerintah kabupaten Nabire terkait keindahan, kebersihan, kerapian di areal Sentral Pasar Kalibobo untuk diutamakan oleh kita semua dan tertibkan tempat buang sampah yang jelas dan perlu menjaga keindahan dan kebersihan kota bersama.Aksi demo damai ini disambut baik dan diterima langsung oleh Wakil Bupati Nabire Amirullah Hasyim,S.Ip.,MM, didampingi oleh Forkopinda lainnya di halaman Kantor Bupati Nabire, Jumat(2/9).Wabup Amirullah pada kesempatan itu mengatakan dirinya, menyambut baik aspirasi yang disampaikan oleh para pedagang Pasar Kalibobo Nabire, dimana pemerintah siap mendukung aksi pembongkaran. Namun perlu adanya koordinasi dengan para pelaku pasar liar dan juga terkait pembangunan pasar tersbeut dalam waktu dekat, juga MCK dapat dibangun lagi.Setelah demo damai berakhir, para pedagang ini meninggalkan halaman kantor Bupati Nabire dengan aman dan lancar.(modes)