NABIRE - Keluhan pedagang dan konsumen di Kabupaten Nabire soal harga barang yang diduga naik dari salah satu sembako yaitu gula. Para pedagang keluhkan pembeli sepi disaat bulan Maret sampai masuk April 2020 ini.  Salah seorang pedagang di Pasar Oyehe, mengaku saat ini sepi pembeli. Bukan saja di ruko, pedagang di Pantai Nabire pun mengeluh soal sepinya pembeli.  Sementara konsumen mengeluh soal harga barang yang kini sudah ada gejolaknya. Serba salah, saat ini kondisi dunia internasional sudah dihebohkan dengan penyerangan virus corona, termasuk di Indonesia.  Pemerintah pun sudah mengantisipasi dengan melakukan perlindungan kepada rakyat, batasi aktivitas kontak pertemuan-pertemuan, dengan segala variasinya. Hal ini demi keselamatan masyarakat. Salah satunya di Kabupaten Nabire yang sampai saat ini kondisinya masih aman-aman saja. Karena dari pihak aparat TNI Polri, perawat kesehatan, dokter, manteri, suster, dan pihak-pihak lain, semua bekerja sama untuk melakukan pertolongan pertama tentang pengawasan terhadap orang masuk ke Nabire.  Dan sekarang ini Bandara maupun pelabuahan laut, dan hubungan darat sudah ditutup. Oleh sebab itu masyarakat tidak boleh kuatir, karena ada petugas khusus yang tetap mengawasi dari aparat TNI-Polri.  Lanjut soal harga barang, keluhan-keluhan yang dirasakan masyarakat itu bukan berarti membatasi tetapi mencegah. Demi keselamatan pengusaha sebagai pedagang dan juga masyarakat sebagai konsumen. (ist)