PBM Semester Genap Banyak Libur, Ganggu Kurikulum Dirancang Sekolah
NABIRE - Proses Belajar Mengajar (PBM) di semester genap tahun pelajaran 2024/2025 ini terlihat banyak sekali kegiatan libur, di mana kita telah melewati hari libur bersama dan juga libur hari raya Idul Fitri 1446 H yang baru saja dilewati.

NABIRE - Proses Belajar Mengajar (PBM) di semester genap tahun pelajaran 2024/2025 ini terlihat banyak sekali kegiatan libur, di mana kita telah melewati hari libur bersama dan juga libur hari raya Idul Fitri 1446 H yang baru saja dilewati.
Belum lagi dengan kegiatan hari libur perayaan Paskah di Minggu kedua bulan April tahun 2025 yang dijadwalkan ada libur selama 4 hari, sehingga dinilai dengan banyaknya libur di semester genap ini sangat mengganggu kurikulum yang sudah dirancang pihak sekolah.
Untuk itu diharapkan kepada masingmasing sekolah agar membuat kebijakan sendiri, sehingga kurikurim yang telah dirancang dan ditetapkan bisa diselesaikan dengan tidak membuat tambahan libur lagi agar kurikulum di semester genap ini bisa tuntas.
Demikian dikatakan Kepala sekolah SMA Negeri 3 Nabire, Titis Sulistyowati, S.Pd.,M.Si, kepada Papuapos Nabire, Kamis (10/4/2025) via telepon genggamnya, sesungguhnya pihak sekolah tidak ingin banyak libur, namun ini semua atas kebijakan pemerintah pusat, maka sekolah tinggal mengikutinya.
Sehingga dengan adanya banyak libur di semester genap atau akhir tahun pelajaran 2024/2025 ini diharapkan masing-masing sekolah dapat membuat kebijakan agar anak-anak atau peserta didik tidak terganggu dalam PBM sesuai dengan harapan semua pihak.
Karena sebagai sekolah besar jumlah murid terbanyak kedua (SMAN 3) di Kabupaten Nabire, tentunya tidak berharap ada banyak libur, tetapi atas kebijakan pemerintah pusat, sekolah mau buat apa tnggal mengikuti yang penting sekolah mengambil kebijakan agar peserta didik tidak tertinggal dalam pembelajaran.
Sementara itu, di tempat berbeda Kepsek SMAN 1 Nabire, Yanus Arwam, S.Sos, yang dihubungi Papuapos Nabire mengatakan, selama masa liburan bersama maupun liburan lebaran 1446 H, secara khusus untuk murid SMAN 1 Nabire para guru memberikan tugas agar anak di rumah belajar dan menyelesaikan tugas.
Dan setelah liburan dan kembali masuk sekolah, guru tinggal menjelaskan semua materi pelajaran sesuai dengan tugas pada masingmasing bidang studi, sehingga menyangkut banyaknya libur tinggal kebijakan sekolah untuk menuntaskan kurikulum yang sudah dirancang sekolah untuk satu tahun pelajaran.
Sehingga menyangkut banyaknya liburan di semester genap tahun pelajaran 2024/2025 ini, sesungguhnya selaku pihak sekolah tidak bisa banyak komentar, karena semua ini merupakan kebijakan dan keputusan pihak pemerintah pusat hingga daerah, maka sekolah tinggal mengikuti dan melaksanakannya.(des)
Bagikan artikel ini



