NABIRE -  Untuk membangun Kabupaten Nabire yang lebih baik kedepan,  salah satu pasangan Calon Bupati (Cabup) dan Cawabup periode 2015 - 2020, Decky Kayame, SE – Drs. Adauktus Takerubun (Dekat) diminta melanjutkan program pembangunan Gerbang Nun Biru (Gerakan Pembangunan Menuju Nabire Baru) jilid II. Pasalnya, program pembangun yang satu ini turut mengangkat harkat dan martabat masyarakat di daerah ini.   Salah satu tokoh  pembangunan di Pegunungan Tengah Papua, Drs. Anselumus Petrus Youw, M.Si mengatakan, selama ini dirinya mendapat banyak pertanyaan dari masyarakat soal siapakah yang layak memimpin Nabire lima tahun mendatang. Akan tetapi, selama ini dirinya tidak bisa menjawab sejumlah pertanyaan yang disampaikan kepadanya secara langsung maupun pertanyaan via handphone. “Selama ini, saya selalu menyampaikan bahwa sementara ini sabar nanti ada saatnya untuk menjawab pertanyaan itu. Dan pada hari ini, di Taman Gizi Nabire  tanggal 27 Juli 2015 secara tegas saya menjawab semua pertanyaan dari masyarakat itu, bahwa yang layak untuk memimpin Kabupaten Nabire lima tahun mendatang adalah pasangan, Decky Kayame dan Adauktus Takerubun,” Demikian A.P. Youw menjawab pertanyaan masyarakat selama ini. Menurut AP Youw, dengan menjawab pertanyaan masyarakat di lapangan terbuka (Taman Gizi) Oyehe ini, maka kini masyarakat tidak perlu menanyakan lagi, soal  siapa figur yang layak memimpin Kabupaten Nabire selama lima tahun kedepan. AP. Youw sebagai orang tua, dirinya hanya menyambung lidah saja, karena pasangan calon bupati dan wakil bupati Nabire yaitu Dekat (Decky Kayame dan Adauktus Takerubun) telah mendapat dukungan yang luar biasa dari sejumlah partai politik yang ada di Indonesia ini.  “Bukan saya yang mendukung, akan tetapi dukungan itu datang dari partai politik yang mengusung pasangan Dekat, saya sebagai orang tua hanya menyambung lidah menyampaikan kepada masyarakat di daerah ini,” ujarnya seraya menitipkan program Gerbang Nun Biru untuk membangun kabupaten nusantara alias Kabupaten Nabire yang lebih baik lagi. (hendrik anouw)