NABIRE - Partai Nadem sadar bahwa partai ini merupakan salah satu partai baru yang ikut menjadi peserta Pemilu Legislatif dan Pilpres di tahun 2014. Sehingga, kita ingin memantapkan jaringan yang terbangun mulai dari pusat hingga ke daerah dan kampung. Dari jaringan inilah kita berharap pada saat 9 April 2014 kita sudah berjalan dengan tidak adanya kekakuan. Baik dalam kepengurusan organisasi dan dalam sistim Pemilu yang diberlakukan di Pemilu 2014 ini.  Demikian dikatakan Sekretaris Wilayah Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Provinsi Papua, H. Sulaiman L. Hamjah, saat diwawancarai di Rumah Rado Jalan Yos Sudarso, Kamis (6/3). Lebih lanjut dirinya mengatakan, kegiatan yang dilaksanakan oleh Partai Nasdem Wilayah Papua, yang dihadiri oleh setiap kabupaten yang ada di Wilayah Dapil III Provinsi Papua, yaitu Kabupaten Nabire, Paniai, Dogiyai, Deiyai, Intan Jaya dan Mimika adalah untuk memberikan pembekalan secara khusus, sehingga para anggota atau Caleg Partai Nasdem akan menjadi Tutor dan melatih para saksi di masing-masing TPS. Dan dengan pembekalan yang dilaksanakan oleh Partai Nasdem di wilayah Dapil III, dimana Kabupaten Nabire menjadi tuan rumah, akan memberi kekuatan kader Partai Nasdem dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya, terutama untuk mengamankan suara di TPS masing-masing.“Dengan jaringan yang terbangun saat ini, Partai Nasdem sudah sangat siap untuk menghadapi Pemilu Legislatif 9 April 2014, dan kita berharap masing-masing kabupaten ini bisa mendapatkan satu fraksi, demikian juga dengan Provinsi. Kalau, kabupaten bisa mendapatkan satu frkasi, maka sangat memungkinkan di Provinsi juga bisa mendapatkan satu fraksi, dan suara kita ke Pusat kita harapkan dari 10 kursi yang disediakan di pusat untuk DPR- RI, kita mempunyai target yang sangat besar dan Partai Nasdem Optimis akan bisa mencapai target, walaupun mungkin sampai hari ini baru 3 Kursi yang sudah optimis akan kami dapatkan untuk DPR-RI,” ujarnya. Kata dirinya, perubahan dan retorasi yang diusung oleh Partai Nasdem bisa berjalan dengan sangat cepat, jika cita-cita Partai Nasdem untuk mendapatkan 1 fraksi di masing-masing Kabupaten dan Provinsi terpenuhi. Sehingga, seluruh kebijakan kita bisa mulai mendikte sampai ke tingkat paling bawah. Semua caleg Partai Nasdem tidak dibebani apa-apa, dalam arti setiap Caleg yang akan menduduki kursi DPRD,DPR Provinsi dan DPR- RI, dalam arti tidak ada beban materil yang harus ditanggung oleh setiap Caleg yang nantinya akan duduk di Kursi Dewan, bahkan sesudah duduk di kursi dewanpun para Anggota Partai Nasdem tidak dibebankan dana sepeserpun untuk menyetor ke Partai, sehingga Partai Nasdem berbeda dengan Partai-Partai lainnya yang ikut dalam Pemilu Legislatif 2014 ini.Dengan adanya pola ini, ketika siapapun yang nantinya berhasil duduk di kursi Dewan dari Partai Nasdem, betul-betul bisa melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya sebagai wakil rakyat, tanpa ada beban yang diberikan oleh partai kepada dirinya. Dan Partai Nasdem yakin akan mencapai cita-citanya, yakni melakukan perubahan di seluruh wilayah Indonesia. “Setiap kader Partai Nasdem yang berhasil duduk dikursi dewan, berhak turun kepada rakyat atau konstituen setiap masa reses, untuk menjelaskan hal-hal apa saja yang sudah diperjuangkan selama dirinya menjadi Anggota Dewan. Ketika mereka bermain-main dengan masa reses dan hanya berjalan-jalan dan tidak melakukan perbuhan yang signifikan, maka Anggota Dewan tersebut akan di PAW langsung oleh Partai Nasdem, dan ini merupakan sangsi yang sangat berat, karena pembelajaran yang baik mereka telah diberi tanggung jawab untuk mewakili rakyat, maka dirinya harus mematuhi aturan-aturan yang telah di tentukan oleh Partai Nasdem,” tegasnya. (cad)