NABIRE - Partai Gelombang Rakyat (Gelora) akhirnya memberikan surat rekomendasi dukungan Partai Gelora kepada pasangan kandidat Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Nabire nomor urut 2, Mesak Magai dan Ismail Djamaludin (MAJU) di Pemilihan Umum Kepala daerah dan Wakil Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Nabire Periode 2020-2025.

Surat rekomendasi dukungan Partai Gelora diserahkan Ketua DPD Partai Gelora Kabupaten Nabire, H. Abdul Rahman, SE kepada Mesak Magai – Ismail Djamaludin, Sabtu (3/10) pukul 12.19 WIT, di Kantor Sekretariat Partai Gelora Jalan Topo Kelurahan Girimulyo. 

Partai Gelora yang dibentuk pada tanggal 28 Oktober 2019, yang diketuai Anis Matta tersebut telah mengantongi SK Menteri Hukum dan Ham pada tanggal 2 Juni 2020 lalu. 

Ketua DPD Kabupaten Nabire, H. Abdul Rahman, SE (Aso) dalam sambutannya mengatakan, Partai Gelora merupakan partai yang baru di Negara Republik Indonesia. 

Tetapi bukan partai “ingusan” seperti yang banyak dikatakan orang saat ini.

Partai Gelombang Rakyat atau Gelora merupakan partai yang mengusung visi “Mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil, makmur dan menjadi bagian dari kepemimpinan dunia”. 

“Kami ini partai baru, yang mungkin masih dipandang sebelah mata, ibarat orang bilang katanya, seperti yang kami dengar, bahwa partai ini partai ingusan.

Tapi, kami akan membuktikan bahwa Partai Gelora adalah partai yang tidak bisa dipandang sebelah mata, dan Partai Gelora akan membuktikan kepada masyarakat bahwa Partai Gelora adalah partai yang mampu mengangkat suara rakyat kedepan,” ungkap Aso.

Kata dirinya, Partai Gelora memberikan rekomendasi dukungan partai politik kepada pasangan “MAJU” bukan karena tidak beralasan. 

Tetapi Partai Gelora juga memiliki pemikiran yang sama dengan pasangan Mesak Magai – Ismail Djamaludin, yakni menginginkan perubahan di Kabupaten Nabire.  

“Ini adalah harapan masyarakat Nabire, yaitu perubahan dan pembaharuan, bosan dengan sepuluh tahun.

Maka konsep perubahan itu adalah ganti pemimpin, bukan lanjutkan.

Sehingga, langkah kongkrit kami dari wilayah pusat adalah ganti pemimpin.

Itu instruksi, dan tidak ada namanya kaki satu, kaki dua, kaki tiga dan kaki empat.

Tetapi, semua arah utama Partai Gelora Nabire adalah coblos Nomor urut 2 Mesak Magai dan Ismail Djamaludin,” tegasnya. 

Sementara itu, Calon Bupati Nabire nomor urut 2, Mesak Magai mengatakan, dengan bertambahnya dukungan dari Partai Gelora maka kekuatan Mesak Magai dan Ismail Djamaludin semakin bertambah besar untuk memenangkan Pilkada Nabire tahun 2020. 

“Jelas bahwa kekuatan Partai PDI Perjuangan semua bergerak, kekuatan Partai PPP semua bergerak, kekuatan Partai PKPI semua bergerak, kekuatan Partai Gelora semua bergerak, kekuatan Partai Gerindra semua bergerak, di tambah dengan dukungan masyarakat Nabire yang sudah jelas ada di kami.

Maka jelas, kekuatan kemenangan ada di Mesak Magai dan Ismail Djamaludin titik,” tutur Mesak disambut tepuk tangan meriah para pengurus serta undangan yang berada di Kantor Sekretariat Partai Gelora.

“Saya sudah ukur kekuatan kita (nomor urut 2, red), kalau dibandingkan dengan dua calon kandidat lainnya, jelas hanya saya yang dari politisi murni, sedangkan dua calon lainnya berasal dari birokrasi murni.

Dimana-mana masyarakat itu dukung saya, ini dukungan yang luar biasa selama saya menjadi politisi di daerah ini.

Kita pasti menang dan kita pasti melakukan perubahan,” tambahnya. Hal senada juga di katakan calon Wakil Bupati Nabire, Ismail Djamaludin, bahwa sesuai filosofi logo Partai Gelora dimana berbentuk gelombang, yang artinya bahwa kekuatan gelombang ini adalah untuk membendung dan melawan arus.

Selama sepuluh tahun berlalu di Kabupaten Nabire, arus gelombang rakyat ini akan membentuk sebuah kekutan besar untuk melawan arus sepuluh tahun ini. 

“Saya yakin dengan koalisi besar kita, PDIP, PPP, PKPI, Gerindra, Gelora pasti akan mampu menghantam dan melawan arus besar yang selama ini mengalir di Kabupaten Nabire.

Dengan bertambahnya kekuatan Partai Gelombang Rakyat ini, maka kekuatan kemenangan “MAJU” sudah tidak bisa terbendung lagi oleh arus manapun.

Dan kemenangan “MAJU” adalah kemenangan PDIP, PPP,PKPI, Gerindra, Gelora dan kemenangan seluruh warga masyarakat Nabire,” pungkas Ismail. (cad/ans)