DEIYAI – Para aparat kampung yang ada di wilayah Kabupaten Deiyai, khususnya, telah dibekali pengetahuan tentang pola dasar penyusunan Rancangan Program Pembangunan Kampung (RPPK) melalui kegiatan pelatihan. Kegiatan ini diikuti ratusan aparat kampung dari 67 kampung di lima distrik, berlangsung selama tiga hari, terhitung dari tanggal 23 sampai 25 Juni 2016 dan telah berjalan dengan baik dan lancar.    Kegiatan pelatihan bagi para aparat kampung yang dibuka Asisten III Setda Kabupaten Deiyai, Elimelek Edowai ini menghadirkan penyaji materi dari BPMK Deiyai dan juga dari diluar Deiyai, yang berkompoten di bidangnya, dengan judul materi yang berbeda.  Sebelum membuka kegiatan pelatihan, melalui amanatnya Asisten III Elimelek Edowai mengatakan, para aparat kampung dibina, dilatih, melalui kegiatan  ini agar mampu dan mengetahui untuk dapat mengelolah dan menggunakan dana kampung dengan baik, sesuai dengan rancangan program pembangunan yang disusun berdasarkan kondisi di masing-masing kampungnya dan dapat dipertanggungjawabkan secara baik kepada pemerintah melalui BPMPK dan  BPKAD, sebagai dinas teknis.  Sebab menurutnya, dana desa yang akan turun ke kampung-kampung bukan jumlah dananya sedikit tetapi jumlahnya dananya banyak maka perlu dipertanggungjawabkan lagi.     “Kami harap, kepada aparat kampung sebagai peserta pelatihan, dapat mengikuti kegiatan ini dengan baik, agar apapun materi bahkan pengetahuan diperoleh ini bisa memahami dengan baik dan dapat mengimpementasikan dengan baik, setelah pulang dari pelatihan ini di masing-masing kampung melalui tugas dan fungsinya sebagai kepala kampung dan juga sebagai pengelola dana kampung,” katanya.  Sementara itu, di sela-sela kegiatan pelatihan, Kepala BPMPK Deiyai, Robertus Takimai mengatakan, pelaksanaan kegiatan pelatihan ini salah satu tujuannya adalah untuk dapat meningkatkan kemampuan para aparat  pemerintah kampung terutama dalam penyusunan rancangan program pembangunan Kampung agar kedepannya para aparat kampung ini mampu dalam menjalankan tugas penyusunan rancangan program pembangunan kampung dengan baik, lancar sehingga ketika dalam penyusunan program maupun penyusunan pertanggung jawaban pengelola dana kampung dapat mampu dan profesional. “Jika mampu dalam penyusunan tersebut maka tugas dalam tata administrasi bahkan roda pembangunan pun akan semakin mengalami kemajuan. Kenapa daerah lain bisa kami kenapa tidak bisa. Untuk itu, melalui pelatihan akan lebih mendorong para aparat untuk lebih mampu dalam menjalankan tugasanya untuk dapat membangun kampung sesuai harapan kita semua yaitu pembangunan mulai dari kampung menuju ke kota,” katanya.  Dia juga berharap, kepada semua pihak, stekholder yang ada di Deiyai agar  terus bergandengan tangan membangun Deiyai yang lebih maju, sesuai dengan visi – misi Bupati dan Wakil Bupati Deiyai agar kedepannya Deiyai juga semakin maju seperti daerah di lain di Indonesia.(henbob)