Papua Raih 1 Medali Emas dan 2 Perunggu di Porsadinas
PASURUAN - Kontingen Papua berhasil meraih medali emas untuk cabang atletik, lari 60 meter putra, pada ajang Pekan Olahraga dan Seni Antar D
Bagikan
PASURUAN - Kontingen Papua berhasil meraih medali emas untuk cabang atletik, lari 60 meter putra, pada ajang Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah Nasional (Porsadinas) ke III di Pasuruan, Jawa Timur. Ibrahim Asso dari Madrasah Diniyah Irama Wahyu, Walesi, Kabupaten Jayawijaya, mencatatkan kemenangannya di cabang ini, selain Meidiana Ayuningtyasih yang meraih juara III pada cabang tahfidz putri (hafalan Al-Qur'an) juz 30, dan Akbar Rizky Firmansyah yang memenangkan juara III untuk cabang pidato bahasa Indonesia putra. Keduanya berasal dari Madrasah Diniyah Baitul Atiq, Kabupaten Nabire.Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf menyerahkan langsung medali emas kepada Ibrahim Asso, dipanggung kehormatan, kompleks Taman Candra Wilwatikta, Pandaan, Pasuruan, Minggu (19/11). Para peraih juara ini memperoleh trophi, piagam dan uang pembinaan. Selain itu sebagaimana dikatakan Kepala Bidang Pendidikan Islam Kanwil Kementerian Agama Provinsi Papua, Drs. H. Najaruddin Toatubun, MM., Kanwil Kemenag juga memberikan apresiasi berupa uang pembinaan, selain memfasilitasi keberangkatan kontingen ke ajang Porsadinas. Kakanwil Kemenag Provinsi Papua Jannus Pangaribuan SH., MM., menyatakan rasa bangganya atas prestasi yang diraih Kontingen Porsadinas Papua, yang melebihi harapannya untuk bertanding dengan sportif, mengikuti aturan, tanpa target kemenangan khusus. Untuk diketahui, Provinsi Jawa Timur masih meraih posisi juara umum pada Porsadinas kali ini.Ketua DPP Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Lukman Hakim menyatakan apresiasinya atas penyelenggaraan Porsadinas yang berlangsung sesuai harapnnya, pertandingan yang mengindahkan akhlakul karimah (akhlak yang mulia). Senada dengan itu Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, H. Syamsul Bahri, M.Pd., juga menyatakan rasa terima kasihnya pada semua pihak yang berpartisipasi dalam Porsadinas. "Yang kalah hari ini adalah kemenangan yang tertunda. Sebaliknya, yang menang jangan terlalu bangga karena akan terus menerus dilaksanakan Porsadinas.""Panitia Daerah Porsadinas III dan masyarakat Kabupaten Pasuruan menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas terselenggaranya Porsadin Nasional dengan sportif dan lancar, Semoga ini menjadi bekal yang baik dalam mengawal pembangunan karakter bangsa.Teruslah berjuang dan berlatih untuk prestasi Porsadinas selanjutnya." Demikian dikatakan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Pasuruan, Anang Saiful Wijaya, saat penutupan kegiatan. Tampak hadir dalam penutupan kegiatan Porsadinas III ini DPP dan DPW FKDT, Forkompimda Pasuruan, Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, dan jajaran pejabat Kementerian Agama Provinsi dan Kabupaten/Kota.Porsadinas dilaksanakan Kamis hingga Minggu, diikuti 30 kontingen dari 30 provinsi, 1250 orang santri madin, 330 pelatih dan official. Gelaran Nasional dua tahunan ini mempertandingkan 9 cabang utama yaitu lomba tahfidz (hafalan Al-Qur'an), cerdas cermat, pidato Bahasa Indonesia, pidato Bahasa Arab, kaligrafi,murattal wa ‘imla’, atletik, puisi Islami, futsal, dan 2 cabang tambahan Qira’atul Kutub (Safinatun Najah) dan tenis meja. Hanya 5 cabang yang diikuti Kontingen Papua yaitu tahfidz Juz Amma putra dan putri, pidato Bahasa Indonesia putra dan putri, Cerdas Cermat, baca puisi Islami putra dan putri, serta atletik untuk lari 60 meter putra dan putri. (ist/wan)
Bagikan artikel ini



