Paniai Belum Punya Mobil Pemadam Kebakaran
PANIAI – Sampai saat ini di Kabupaten Paniai belum ada mobil pemadam kebakaran. Ini sangat mengecewakan warga korban kebakaran belasan kios dan rumah di komplek Pasar Enarotali, Kamis (17/7/2014). Karena tidak ada mobil pemadam kebakaran, bara api yang kian mengganas
Bagikan
PANIAI – Sampai saat ini di Kabupaten Paniai belum ada mobil pemadam kebakaran. Ini sangat mengecewakan warga korban kebakaran belasan kios dan rumah di komplek Pasar Enarotali, Kamis (17/7/2014).
Karena tidak ada mobil pemadam kebakaran, bara api yang kian mengganas tak cukup diredam dengan air dan tanah basah. Warga dan aparat keamanan membantu memadamkan dengan sarana seadanya, namun tak berhasil. Si jago merah terus membakar kios-kios dan rumah terdekat.
“Di Paniai ini seharusnya ada mobil pemadam kebakaran,” kata seorang warga yang prihatin dengan banyaknya kebakaran rumah di Enarotali dan sekitarnya.
Ironis memang, meski sampai sekarang sudah banyak peristiwa kebakaran di Enarotali dan sekitarnya, belum disikapi dengan upaya pencegahan, seperti pengadaan mobil pemadam kebakaran layaknya di daerah lain.
“Kami punya barang-barang di dalam kios semua terbakar,” ucap pemilik kios di perempatan Pasar Enarotali.
Salah satu korban kebakaran, Stefanus Tekege mengatakan, bagian samping rumah dinas yang ditempatinya tak luput dilahap api. Maklum, rumah dinas itu berdekatan dengan kios-kios.
“Ini lihat, sebagian papan dan seng terbakar. Saya terpaksa angkut barang dan mengungsi ke tempat lain,” kata pegawai Dinas Kehutanan Kabupaten Deiyai ini.
Aksi si jago merah terjadi sekitar pukul 8.45 WIT. Saat itu, listrik dari PLN baru dinyalakan, dan karena terjadi kebakaran, petugas langsung memadamkannya.
Aktivitas di Kantor Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD) yang terletak tak jauh dari lokasi kejadian, dihentikan. Hari itu tak ada pelayanan. Kepada masyarakat dan PNS, disampaikan pengumuman: “Hari ini libur”.
Selain itu, pelayanan di Bank Papua Cabang Enarotali juga sempat terhenti beberapa saat. Layanan baru dibuka siang hari sekira Jam 12.00 WIT. Sementara di Pasar Enarotali, saat itu dipadati orang. Beberapa diantaranya membantu warga korban, sebagian besar tampak menyaksikan dari dekat aksi si jago merah.
Penyebabnya belum diketahui, termasuk total kerugian yang dialami pedagang kios dan warga sekitar. Di saat petugas keamanan masih melakukan olah TKP, pihak pemerintah daerah memantau langsung ke lokasi kebakaran.
Sejak dua hari lalu, beberapa kios sudah mulai dibangun di lokasi yang sama. (Eku)
Bagikan artikel ini



