NABIRE – Dijadwalkan Jumat (22/2) pagi ini, Kepala Distrik Makimi, Saverius Tebay, SSTP akan memimpin pemeriksaan bak pengelolaan air bersih bersama aparat kampung se-Distrik Makimi, bersama tokoh masyarakat dan juga unsur aparat TNI dan Polri yang ada di Distrik Makimi. Karena proyek air bersih yang dibangun pemerintah Provinsi Papua sejak tahun 2009 lalu hingga saat ini tidak juga mengalir.  Sementara ada kerusakan pada pipa–pipa dan ada pula pipa yang terbakar. Sebab pipa yang dipasang itu bukan dalam lubang, tetapi pipa sepanjang puluhan kilo itu hanya dipasang dan tinggal begitu saja di atas tanah.Sehingga dengan pemeriksaan yang dilakukan ini, selanjutnya pekerjaan air bersih tersebut akan dibiayai dana Respek. Dan dilakukan perbaikan hingga tuntas dan ada air yang mengalir serta dimanfaatkan oleh masyarakat 3 kampung se-Distrik Makimi.“Untuk itu kami nilai pemerintah Provinsi Papua tidak mampu menyelesaikan proyek air bersih bagi masyarakat,” kata Kepala Distrik Makimi, Saverius Tebay, SSTP kepada Papuapos Nabire, Kamis (21/2) di ruangan kerjanya.Ditambahkan, ketika masyarakat sudah bisa menyelesaikan pembangunan air bersih yang selama ini tidak jalan dan bisa mengalir, selanjutnya air tersebut dapat diawasi dan dikelola oleh pihak karang taruna Distrik Makimi.Selaku Kepala Distrik Makimi menilai Dinas Pekerjaan Umum dalam hal ini Bidang Pengairan dan Sungai Provinsi Papua tidak mampu memberikan pelayan yang terbaik kepada masyarakat Distrik Makimi. Karena proyek air ini dikerjakan sejak tahun 2009 lalu hingga saat ini juga belum selesai.Dan kegiatan survey air bersih ini dimulai dari bak penampungan pada sumber air. Dan juga dilakukan pemeriksaan pada pipa-pipa dari saluran induk pada bak penampungan dan selanjutnya pipa-pipa saluran lain yang telah terpasang. (eri)