Ortu dan Anak Muda Diminta Merubah Karakter
NABIRE - Melalui Hari Ulang Tahun (HUT) Injil masuknya 4 berganda ke-82 tahun 2021 merupakan moment penting bagi kita jemaat dua Klasis Nabi
NABIRE - Melalui Hari Ulang Tahun (HUT) Injil masuknya 4 berganda ke-82 tahun 2021 merupakan moment penting bagi kita jemaat dua Klasis Nabire Kota dan Jemaat Klasis Wanggar untuk merubah karakter hidup kita.
Demikian disampaikan Pdt. Razarus Tebai, S.Th dalam renungan firman Tuhan pada hari Rabu (13/1), bertempat di halaman Gereja Kemah Injil (Kingmi) Jemaat Maranatha Kartum Nabire, kemarin.
Dikatakan, kita ketahui bersama bahwa bapak/ibu di rumah masing-masing anak-anak kita malas berdoa, hanya bisa berdoa adalah orang tua, maka anak-anak kita semua tugas atau pekerjaan mereka malas, termasuk masuk gereja, baca firman Tuhan dan lain sebagainya ini adalah budaya luar dari Papua tapi di era globalisasi.
Hingga anak-anak kita semua malas ini mengerjakan tugas dan tanggung jawab kita orang tua dan pihak gereja secara bersama guna membenahi secara perlahan.
Dulu disitulah ada jalan terbaik buat kita semua, karena Tuhan yang kerja dan atur anak-anak kita sekalian, jadi kita punya tugas kerja dan minta doa kepada Tuhan.
Razarius Tebai menjelaskan, masuknya injil di Paniai dan pada hari ini juga tanam di Eranotali karena injil masuknya 4 berganda ini kedepan juga perayaan HUT kami akan laksanakan terus.
Dalam bentuk ibadah, injil masuk 4 berganda di Paniai, tanah Papua, penyembangan injil ini menyeluruh di seluruh pantai. Kami sekarang warga jemaat Kingmi yang ada koordinator teluk Cenderawasi kami sudah mulai dari awal pertengahan dan seterusnya.
Ketua Panitia Pdt. Yulianus Pigome menjelaskan tanggal 13 Januari tahun 2021 merupakan hari Pekabaran Injil 4 berganda yang ke-82.
Kegiatan Pekabaran Injil ke-82 yang dilaksanakan pada hari ini merupakan ibadah syukuran, dimana kami mengenang kembali misonaris asing membawa injil 4 berganda, yaitu tentang Yesus Kristus dimana dalam pekabaran injilnya mereka memerintahkan mengabarkan tentang Yesus sebagai jurus selamat.
Dikatakan, mereka juga memberitakan Yesus sebagai raja akan datang hingga injil itu hanya di Enarotali, 13 Januari 1939 sehingga ini dia menyebarluaskan dengan memasang sayap-sayap di wilayah Meepago sampai kepada di wilayah pegunungan dan turun ke wilayah pesisir dan injil sudah di seluruh tanah Papua, 1 Sinode yaitu, Sinode Gereja Kemah Injil di tanah Papua dan 9 koordinator dan klasis dan masih banyak umat.
Kami melaksanakan kegiatan ini untuk rasa syukur untuk pekabaran injil itu sudah berhasil dimana ada banyak generasi, banyak umat Tuhan, sudah percaya terima Yesus dan hasil dari gereja juga dimana ada kaum professional yang sedang bekerja provinsi, kabupaten maupun di tengah-tengah masyarakat.
Anggota jemaat Yames Pigai mengatakan, warga gereja kemah injil Kingmi koordinator Teluk Cenderawasih menyambut baik kegiatan dari gereja 4 berganda, khususnya Teluk Cenderawasih acara yang cukup meriah dan luar biasa dan kami ikuti pada siang hari ini.
Oleh karena pertolomgan dari Tuhan yang Maha Kuasa melalui kegiatan ibadah dapat terlaksana dengan baik.(modes)
Bagikan artikel ini



