NABIRE - Ketua Majelis Rakyat Papua Provinsi Papua Tengah (MRP-PT), Agustinus Anggaibak, S.M, angkat bicara terkait pelantikan Ketua dan Anggota Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua di Istana Negara, Jakarta, Senin, 13 Oktober 2025 lalu.

Dikatakan Agustinus Anggaibak, kepada Papuapos Nabire di ruang kerjanya Selasa, (14/10/25), pemerintah hanya merumahkan orang Papua saja. "Sebenarnya Papua ini bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia atau tidak. Kalau Papua ini bagian dari NKRI, kenapa tidak bisa orang Papua disamakan dengan tokoh-tokoh lain di Indonesia (pusat) di kementerian-kementerian resmi ini, kenapa tidak bisa ditugaskan,” ujarnya.

Jadi orang Papua itu jangan bilang orang Papua bagian dari negara keseluruhan publik yang tidak bisa dipisahkan. Kenyataannya orang Papua tidak pernah di kementerian-kementerian yang resmi. Cuma Sebentar saja, sekarang begini, macam kementerian dalam negeri, kementerian-kementerian yang lain.

Orang Papua ini harus dipercayakan karena dia bagian dari republik ini, dia harus menikmati kemerdekaan bangsa Indonesia ini. Jadi jangan bilang Indonesia bagian dari orang Papua, tapi faktanya kenyataan tidak ada. Malah orang Papua, tokoh-tokoh Papua ini dikumpulkan dan seperti jadi dirumahkan.

“Jadi saya harap supaya pemerintah pusat segera bentuk kementerian khusus untuk penyelenggaraan otonomi khusus di sembilan provinsi yang ada,” tandasnya.(rob)