Oleh : Pace Munib

Di Bulan Ramadhan kali ini Darus mulai rajin kembali membaca Kitab Suci Alquran (KSA). Laki-laki dengan nama KTP Darussalam Dhoompa itu meresapi bagian-bagian ayat yang dapat dipahami. Kali ini tibalah ia pada kata perumpamaan Nyamuk. “Sesungguhnya Allah tidak segan membuat perumpamaan seekor nyamuk atau yang lebih kecil daripada itu”.

Darus mencoba mengaitkan dengan ayat susulan sesudahnya. Bahwa orang beriman akan menanggapi isyu tamsil Nyamuk tadi dengan memaklumi bahwa Nyamuk adalah Kebenaran dari Tuhan. Sedangkan orang kafir akan menanggapi dengan melontarkan pertanyaan untuk apa maksud Tuhan dengan perumpamaan Nyamuk ini. Bahkan dikatakan dengan ini Tuhan menyesatkan banyak orang juga memberi hidayah banyak orang.

Darus berpikir keras ketika dikatakan tamsil Nyamuk berpotensi dapat menyesatkan orang banyak. Ini soal bukan sepele, tapi gawat. Kalau gara-gara salah pikir dan salah tindak tentang nyamuk saja dia bisa terancam kenestapan abadi di akhirat kelak.

Belum lagi yang lebih kecil dari Nyamuk yakni mikroorganisme. Ingat kata MIKROORGANISME, Darus tiba-tiba tersenyum sendiri, Dia teringat guru pengganti Pak Kabun salah ucap ketika menggantikan Pak Herdy guru biologi. Dia bilang makhluk-makhluk MIKROORGASME itu hanya bisa dilihat pakai mikroskop di laboratorium. Anak-anak murid SMP di kelas semua hancur tiarap, kopeng tembok karena salto salah kuda;kuda.

Darus teringat Papua. Saat seekor ngamuk betina jenis Anopheles menggigit badan, maka satu kemungkinan telah tertanam untuk menggigilkan demam di tubuh. Yakni kemungkinan menyebar Plasmodium Malaria ke dalam tubuh kita.

Manakala plasmodium itu masuk dalam tubuh dan mengendap laten dihati Darus, akan berpotensi untuk mengakselerasi gejala sakit malaria pada tumbuh yang lemah, terlambat makan atau terlalu capek karena kerja porsir. Kondisi tubuh juga lemah jika stress, ada banyak tekanan dan hidup kurang bahagia. Salah satu cara menciptakan bahagia adalah hidup penuh permakluman yang berasal dari kedalaman pengetahuan dan pakar dalam menciptakan rasa humor."

Ini keterangan panjang lebar bukan dari seorang dokter. Darus biasa mendengar rerentetan kata-kata ini biasa disampaikan kepada setiap orang yang hendak tugas ke Papua.Mereka pada asalnya sangat takut malaria.

Kalau tidak cukup keterangan diatas biasanya dilanjutkan dengan penjelasan susulan. Katanya plasmodium malaria adalah protozoa parasit yang menyebabkan penyakit malaria pada manusia dan hewan. Plasmodium malaria berhubungan dekat dengan Plasmodium falciparum dan Plasmodium vivax, yang menyebabkan kebanyakan infeksi malaria.

Walau bukan seorang dokter Darus sering mendengar keterangan bahwa kerja Plasmodium

Parasit itu masuk ke dalam tubuh manusia melalui gigitan nyamuk si Anpheles. Parasit mengendap di organ hati, seperti cinta pertama. Parasit menginfeksi sel darah merah. Parasit berkembang biak dalam sel darah merah, seperti mau bikin onar.

Parasit melepaskan merozoit yang menyerang sel darah merah lain. Jika sudah begini Darus demam, mual, sakit kepala, lemas, keringat berlebih, Diare, nyeri otot, menggigil, bisa BAB berdarah. Bahkan komplikasi malaria anemia parah, dikenal di anak-anak lingkaran Abepura dengan nama Malaria Otak ((Maltak). MO atau Maltak dapat membengkakan otak, kerusakan otak permanen, kejang, koma, bahkan bisa keok dan koit. Sehingga orang pintar model otak Habibie apalagi Rocky Gerung akan tak berdaya berhadapan malaria otak ini.

Kenapa hanya Anopheles betina saja yang menggigit, apa kabar dengan yang jantan. Apakah karena ada duda keren ? Nyamuk jantan tidak mampu menggigit karena mereka tidak memiliki bagian mulut khusus yang diperlukan untuk menusuk kulit. " Beda betina. Disini agak beda dengan manusia, Laki-laki kah yang bisa menusuk, " pikir Darus.

"Jaga otakmu Darus. Jangan ngeres. Kalau pangkat mu baru taraf tadzarus (membaca) bacalah KSA dengan baik. Biar yang menghayati makna hakikatnya dilakukan oleh Dabur karena dia sudah mengkaji teorinya. Teorinya adalah filsafat Metafisika, " tegur Kiai Dizar.

"Nyamuk Anopheles betina tidak salah. Dia harus dimaklumi. Sebab sebenarnya nyamuk betina yang baru kawin itu membutuhkan darah untuk mendapatkan nutrisi dan protein. Ini dibutuhkan oleh telur mereka agar tumbuh baik. Pada dasarnya, darah kita adalah suplemen terbaik bagi nyamuk. Dia tidak punya niat buruk memasukan Plasmodium malaria. Kitanya saja yang harus waskita, waspada tingkat tinggi," ujar Dabur menambahkan.

Darus tahu temannya Anopheles adalah Aedes Aeghipti. Tidak kalah berbahaya nyamuk belang hitam putih mirip zebra ini penyebab penyakit demam berdarah, demam kuning, chikungunya, dan demam Zika yang disebabkan oleh virus Zika.

Penyebaran jenis ini sangat luas, meliputi hampir semua daerah tropis di seluruh dunia. Sebagai pembawa virus dengue, A. aegypti merupakan pembawa utama (primary vector) dan bersama Aedes albopictus menciptakan siklus persebaran dengue di desa dan kota.

Mengingat keganasan penyakit demam berdarah, masyarakat harus mampu mengenali dan mengetahui cara-cara mengendalikan jenis ini untuk membantu mengurangi. Bangsa lain bahkan mengembangkan ternak nyamuk jangan yang akan mengawini Aedes Aegypti. Ada lagi teman mereka nama Cukex. Itulah dunia nyamuk yang spesis nya saja bisa sampai tiga ribu spesis. Dengan apanya binatang ini lahir ratusan Profesor ahli nyamuk dan obatnya.

"Kiai kenapa Tuhan menyinggung Nyamuk dalam KSA padahal biasanya oleh manusia dia dianggap tak ada gunanya? " tanya Darus.

"Memang benar begitu dimata manusia. Pada lagu Cicak di Dinding, nyamuk adalah pihak obyek penderita. Datang seekor nyamuk hap lalu ditangkap. Tanpa diberi kesempatan sedikit pun terlebih dahulu. Intinya Tuhan tak merendahkan satu pun ciptaan Nya. Juga tak menzaliminya." Kiai Dizar menjelaskan.

Lalu apa makna Nyamuk Pers. Itu istilah penghinaan untuk Pers Indonesia yang isinya hanya dengungan seperti suara yang ditimbulkan sayap Nyamuk ketika terbang. Darus garuk-garuk kepala, dia sudah lama jadi wartawan, memang selalu seperti itulah tatapan orang ketika memandang dirinya. Mungkin karena secara tak sengaja Pers kita bukan mencerahkan tapi malah menyebar penyakit seperti Plasmodium malari, demam berdarah atau Chikumunya.