ELVIS TABUNI TOKOH UTUH PAPUA (Kepala Suku, Politisi, Tokoh, Bupati)
Elvis Tabuni (lahir 11 Desember 1967 ) adalah politikus Partai Kebangkitan Nusantara yang menjabat sebagai Bupati Puncak masa jabatan 2025–2030. Ia menjabat sejak 25 Maret 2025 setelah dilantik Gubernur Papua Tengah Meki Fritz Nawipa di Ballroom Aula Kantor Gubernur Papua Tengah di Bandara Lama, Nabire.

Oleh: LAURENZUS KADEPA
A. SIAPA ELVIS TABUNI?
Elvis Tabuni (lahir 11 Desember 1967 ) adalah politikus Partai Kebangkitan Nusantara yang menjabat sebagai Bupati Puncak masa jabatan 2025–2030. Ia menjabat sejak 25 Maret 2025 setelah dilantik Gubernur Papua Tengah Meki Fritz Nawipa di Ballroom Aula Kantor Gubernur Papua Tengah di Bandara Lama, Nabire.
Mari kita bedah 4 topi yang dipakai Elvis Tabuni:
1. TOPI BUPATI, "PENGAWAL RAKYAT, BUKAN PENGUASA RAKYAT"
Bupati, kepala daerah. Tapi Elvis pakai topi ini buat jadi bapak, bukan raja.
Buktinya:
1. Turun ke lembah Puncak salah satu kabupaten yang tidak aman. Elvis selalu hadir di tengah" konflik. bupati yang paham kondisi jeritan "orang Papua tidak happy".
2. Berani Topi bupati dipakai buat bela rakyat. Itu keberanian pilar pertama yang tegaskan.
3. Kejar gaji guru honorer , Dia tau ASN/guru dan pendidikan itu nadi daerah. Makanya dia selalu mencari jalan keluar. Itu keberpihakan pilar kedua.
Prinsip Elvis Tabuni: Kuasa itu buat angkat rakyat, bukan buat injak rakyat.
2. TOPI POLITISI, "SUARA RAKYAT DI MEJA KUASA"
Politisi, disaat Elvis Tabuni 20 tahun duduk di kursi Legislatif/ DPRD. Pak Elvis selalu pakai topi Legislatif buat teriak, bukan jual.
Buktinya:
1. Lawannya Sistem Waktu pusat mau "keamanan saja", dia politisi ( Anggota DPRP) yang berani bilang: "Tidak, sekolah dan puskesmas dulu". Itu politik keberanian, bukan politik amplop.
2. Bangun jaringan Waktu DPR dia tau Papua tidak bisa bangkit sendirian. Makanya dia politisi yang rajin meminta Jakarta, ke kementerian, Penambahan dana buat pembangunan Papua.
Prinsip politik Elvis Tabuni: Politik itu kotor kalau buat diri sendiri. Politik itu mulia kalau buat rakyat.
3. TOPI KEPALA SUKU, "PENJAGA ADAT DAN HARGA DIRI"
Ini topi paling berat. Kepala suku, darah, adat, wibawa.
Buktinya:
1. Membawa 4 istri adat sekaligus saat Elvis Tabuni dilantik Bupati , Beliau jelas, tidak abu abu. Elvis tegas: "Saya terima apa adanya. Saya Papua". Itu bukti tokoh yang kokoh.
3. Jaga tanah leluhur Dia tolak pembangunan yang merusak.
Prinsip Elvis Tabuni kepala suku: Modern boleh, tapi jangan lupa dari mana kita berasal. Akar kuat, pohon tidak goyang.
4. TOPI TOKOH, "PANUTAN TANPA JABATAN"
Tokoh, dihormati. Kapan pun namanya tetap disebut oleh rakyat puncak dan Papua sebagai salah satu tokoh berpengaruh.
Kenapa? Karena 3 topi, Kepala Suku, Politisi, Bupati, dan Tokoh dia pakai buat melayani, bukan buat memerintah. Tokoh itu lahir dari "berani, berpihak".
"Frans Kaisiepo, Tokoh karena berani bilang Papua tuan.
Lukas Enembe, Tokoh karena berani bilang Papua tidak happy.
Elvis Tabuni, Tokoh karena berani pakai 4 topi: Bupati, Politisi, Kepala Suku, Pelayan. Dan bicara " Rakyat Saya tidak salah" kenapa dibunuh, sambil meneteskan air mata.
B.PENUTUP
Tulisan ini menjadi bahan refleksi dan evaluasi juga motivasi buat anak" muda Papua kalau menjadi pemimpin di papua tidak untuk pamer jabatan tetapi keberanian untuk berpihak. Menjadi pemimpin di daerah yang kaya SDA seperti Papua berbeda dengan daerah lain. Menjadi pemimpin di Papua tidak boleh menyerah terhadap semua tantangan baik dari internal maupun external. (Penulis adalah anggota DPRP Papua 2014-2024, Pemerhati Ekosop & Aktivis Buruh Papua)
Bagikan artikel ini



