NABIRE – Perlu mengingat kembali oleh Civitas Akademika Universitas Satya Wiyata Mandala [USWIM] Nabire  bahwa, perjalanan USWIM Nabire yang berdiri sejak Tahun 2004 hingga saat ini sudah 13 tahun. USWIM Nabire  telah melaksanakan aktivitas perkuliahan di kampus tercinta ini. Negara ini pun telah memberikan kepercayaan kepada kita, baik itu sebagai unsur pimpinan, dosen maupun mahasiswa  untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawab selama 13 tahun. Banyak hal telah kita lewati.     “Perjalanan USWIM dari tahun 2004 sampai dengan tahun 2017 ini   luar biasa kita mengalami goncangan pada lembaga ini tercatat bahwa dalam perjalanan kampus USWIM Nabire  sejak 2014 Yayasan penyelenggara adalah Satya Wiyata Mandala Nabire, pada tahun 2010 secara  defacto diberikan kepada Yayasan Pengembangan Sumber Daya Timur Nusantara dan pada tanggal 6 Juni 2016 secara yuridis penyelenggaraan USWIM Nabire ini pemerintah memberikan kepada Yayasan Wiyata Cenderawasih,” Demikian disampaikan Rektor USWIM Nabire, Drs.Petrus Izaach Suripatty, M.Si ketika membuka kuliah perdana semester ganjil tahun akademik 2017/2018 di Kampus USWIM Nabire Senin [4/9] kemarin sore. Dikatakan rektor, kita bayangkan bahwa cobaan yang begitu luar biasa tentang status penyelenggaraan bertanggunggung jawab untuk menyelenggarakan USWIM ini. Bahkan,  mulai memunculkan isu-isu bahwa jangan masuk USWIM Nabire karena Perguruan Tinggi illegal, Perguruan Tinggi kurang jelas alias KJ,   akan tetapi berkat dukungan doa dari kita semua, maka setelah kita proses terbitlah Surat Keputusan  Menteri Riset dan teknoli pendidikan tinggi RI dengan Nomor:298/PT/I/2017 tentang penyelenggaraan USWIM Nabire  secara hukum diberikan kepada Yayasan Wiyata Cenderawasih. “Hal ini penting untuk diketahui oleh kita semua, agar kita  pahami bersama bahwa kini penyelenggaraan USWIM Nabire dibawah Yayasan Satya Wiyata Cenderawasih No Problem atau tidak ada masalah,” tegas rektor P.I.Suripatty. Hal berikutnya, sudah bertahun -tahun kita gumuli bersama akreditasi atau pengakuan Insitusi USWIM Nabire, dan  telah terjawab pada tanggal 13 Juli 2017 kemarin. Dimana,  Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Tinggi  [BAN-PT] telahmengirim empat orang  asessor untuk memvisitasi USWIM Nabire. Kita harus bersyukur bahwa pada bulan Agustus kemarin, lembaga kita ini telah diakreditasi institusinya. Di Indonesia ini lebih dari 6000 Perguruan Tinggi Negeri maupun swasta namun tidak semua perguruan tinggi yang diakreditasi institusinya.”Kalau untuk Akreditasi program study, semua program study telah diakreditasi. Malahan ada prodi yang mendapatkan nilai yang baik sekali.  Dengan   SK Nomor: 2741 dari BAN PT  institusi USWIM telah diakreditasi, dengan demikian kita harus syukuri,”  katanya seraya menambahkan   dengan  demikian untuk mengelola USWIM ini membutuhkan kebersamaan dari kita semua. Karena, dirinya sudah kmitmen bahwa baik itu mahasiswa, staf, dosen, ataupun unsure pimpinan yang mencoba  menghambat perkembangan lembaga ini pasti saya tidak akan pakai sebagai bagian untuk memajukan USWIM Nabire kedepan. [hendrik anouw]