Nelayan dan Pokmas Ikuti Pelatihan Penggunaan Fish Fander
NABIRE - Bertempat di aula Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Nabire, Jumat (31/10), para nelayan asal Papua dan petugas Polisi Pengawas Masyarakat (Pokmas) mengikuti pelatihan cara menggunakan fish fander. Diharapkan nantinya memberikan kemudahan melaut bagi para nelay
Bagikan
NABIRE - Bertempat di aula Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Nabire, Jumat (31/10), para nelayan asal Papua dan petugas Polisi Pengawas Masyarakat (Pokmas) mengikuti pelatihan cara menggunakan fish fander. Diharapkan nantinya memberikan kemudahan melaut bagi para nelayan maupun petugas Pokmas.
Karena alat fish fander memiliki fungsi umum untuk alat vavigasi, melihat kedalaman (echo sounder) dan juga memiliki kompas digital. Selain itu, fish fander juga bisa menunjukan tempat dimana ikan–ikan berada. Sehingga para nelayan lebih mudah melakukan penangkapan ikan lewat mancing maupun dengan menggunakan cara penangkapan lainnya yang bisa digunakan untuk menangkap ikan yang lebih banyak.
Pelatihan dengan menghadirkan salah seorang tutor atau penyaji yang langsung didatangkan dari pihak pabrik di Jakarta. Sehingga secara langsung melatih para nelayan maupun petugas Pokmas mulai dari cara menghidupkan hingga cara menggunakan alat saat melaut untuk menangkap ikan.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Nabire, Yance Pekey, S.Pi, MP menjelaskan, alat fish fander ini mungkin saja sudah digunakan oleh para nelayan non Papua. Tetapi untuk nelayan asal Papua ini baru pertama kali didatangkan. Dan selanjutnya akan digunakan oleh para nelayan asal Papua, namun sebelumnnya kita harus belajar cara menggunakan alat tersebut.
Kepala dinas mengharapkan agar para peserta yang hadir untuk belajar alat fish fander ini dengan baik. Sebab kedepan kita tidak lagi mendatangkan penyaji dari luar Papua. Tetapi para peserta yang ikut akan menjelaskan cara menggunakan alat fish fander kepada nelayan maupun saudara kita yang lain. (des)
Bagikan artikel ini



