Natalis Tabuni: “Saya Tetap Berpasangan dengan Wakil Saya Saat Ini”
JAYAPURA – Bupati Kabupaten Intan Jaya, Natalis Tabuni, mengatakan, dalam Pilkada tahun 2017, untuk calon wakil bupati tetap akan berpasangan dengan wakil bupatinya saat ini. Karena dirinya dengan wakilnya saat ini seiring sejalan dalam suasana yang sangat kondusif untuk me
Bagikan
JAYAPURA – Bupati Kabupaten Intan Jaya, Natalis Tabuni, mengatakan, dalam Pilkada tahun 2017, untuk calon wakil bupati tetap akan berpasangan dengan wakil bupatinya saat ini. Karena dirinya dengan wakilnya saat ini seiring sejalan dalam suasana yang sangat kondusif untuk membangun rakyat Intan Jaya sebagaimana diharapkan negara ini. Berbeda dengan daerah lainnya yang umumnya terkadang kepala daerah dan wakilnya berjalan sendiri-sendiri.
“Saya dengan wakil bupati saya sampai dengan hari ini saling mendukung, saling koordinatif, tetap harmonis, dan komunikatif dalam membangun rakyat, sehingga bagi saya iklim kerja seperti ini patut dipertahankan dan ditingkatkan. Apalah artinya kalau pejabat tidak saling sejalan, lalu bagaimana pelayanan bagi masyarakat. Bupati dan wakil bupati harus saling kerjasama. Kami tidak pernah bermasalah tetapi saling mendukung, sehingga kami mau berpasangan untuk satu periode lagi,” ungkapnya. Terkait dengan pencalonan dirinya untuk periode kedua, Bupati Tabuni menyatakan kini semua Partai Politik (Parpol) dirinya telah mendaftarnya. Disini, jika para pimpinan Parpol yang dirinya memohon mempercayakan dirinya untuk menggunakan partai mereka sebagai perahu untuk bertarung dalam Pemilukada 2017, maka komitmen politiknya setelah terpilih menjadi kepala daerah adalah selain membesarkan partai supaya mampu berperan sebagai lembaga politik dalam pembangunan, tetapi juga bekerja dengan optimal untuk membangun rakyat. Menyangkut fit and propert test ini yang dirinya ikuti di PDIP di Kota Sorong, pada prinsipnya PDIP sebagai partai yang besar dapat mencari calon-calon kepala daerah yang lebih profesional untuk membangun rakyat, dan dirinya melihat sangat profesional, sehingga dirinya sangat mengapresiasinya.Pada fit and propert test, dirinya menjadi 5 bagian tes tertulis prikotesnya, kemudian wawancara yang dibagi menjadi dua kelompok yang pengujinya dari dunia kampus terutama dari Universitas Indonesia (UI) dan dari DPP PDIP yang bertanya mengenai komitmen politik, kemudian berkaitan dengan kontribusi pembangunan.“Saya lihat apa yang ditanyai oleh UI dan DPP PDIP itu sesuatu yang sangat bagus. Lebih dari itu, fit and propert test lebih pada hal-hal yang cukup komprehensif, selain pada itu fokus pada diskusi group,” katanya.Dalam menyampaikan visi misi pada fit and propert test tersebut, dirinya menyampaikan bahwa pada 5 tahun lalu (2012) mencalonkan dirinya sebagai kepala daerah bersama wakilnya, pihaknya mengusung visi misi ‘Intan Jaya Pintar, Sehat dan Sejahtera’. Dengan demikian, melihat visi misi yang masih urgen (penting) dan pokok, sehingga dirinya bersama wakilnya akan tetap melanjutkan pada periode berikutnya bila dipercayakan rakyat dan direstui Tuhan. Baginya, fit and propert test yang begitu membutuhkan waktu, tenaga dan pikiran untuk melaluinya tersebut merupakan bagian dari pengujian mental, fisik dan Sumber Daya Manusia (SDM) seorang pemimpin untuk bisa sabar untuk fit and propert test yang kelak bila terpilih dipercayakan Tuhan dan rakyat untuk menjadi kepala daerah, sudah pasti telah siap membangun rakyatnya menjadi rakyat dan sejahtera. Bupati Intan Jaya, Naftali Tabuni juga mengatakan, untuk kebijakan pembangunan saat ini di Intan Jaya yaitu sebagaimana telah dilaksanakan bersama wakilnya selama dipercaya memimpin Intan Jaya di periode ini, berjalan berdasarkan visi misi Kabupaten Intan Jaya yakni Intan Jaya Pintar, Sehat dan Sejahtera.Diketahui, Intan Jaya merupakan daerah baru yang sebelumnya hanyalah sebuah kecamatan, yang kini terus giat dalam pembangunannya baik infrastrktur dasar (jalan dan jembatan) untuk menghubungkan akses transportasi di semua wilayah Kabupaten Intan Jaya maupun dengan kabupaten yang berdekatan seperti Paniai dan lainnya, juga kini yang gencar dibangun antara lain pendidikan, kesehatan, dan ekonomi kerakyatan.Diharapkannya dengan kebijakan pembangunan yang dilakukan selama periode ini, perlahan namun pasti mampu mengangkat harkat dan martabat masyarakat Intan Jaya yang maju, mandiri, dan sejahtera di segala aspek kehidupan.Disinggung soal keamanan di Intan Jaya, kata Bupati Tabuni bahwa situasi keamanan baik dalam skala politik lokal maupun politik nasional dan bahkan politik regional yang selama ini terdengar kontra dengan konsep NKRI, pada dasarnya aman-aman saja. Sebab Puji Tuhan selama ini pihaknya melakukan pendekatan-pendekatan persuasif, komunikasi dan pendekatan dengan lembaga gereja dan lembaga adat yang hasilnya membuahkan hasil yang cukup baik, sehingga tidak terdengar adanya pelanggaran hak asasi manusia (HAM).“Karena tidak ada pelanggaran HAM, maka kami mendapatkan penilaian positif dari Komnas HAM RI bahwa Intan Jaya adalah salah satu kabupaten yang bersih dari pelanggaran HAM, beda dengan kabupaten tetangga kami yang kita dengar bahwa ada penembakan dan pelanggaran HAM,” ungkapnya, di Mamberaya Hotel.Menurutnya, kondusifnya keamanan di Intan Jaya, tidak terlepas dari konsep pembangunan yang direalisasikan dirinya yang menyentuh kebutuhan masyarakat, dan juga adanya pembinaan politik yang baik bagi masyarakat. Sebab diketahui politik biasanya menimbulkan keributan/gangguan keamanan maka dengan pembinaan politik yang kondisi daerahnya tetap aman, damai sebagaimana harapan bersama. (ist/henbob)
Bagikan artikel ini



