Nabire Status Siaga Darurat Covid-19
NABIRE – Pemerintah Kabupaten Nabire melalui Bupati Isaias Douw, S.Sos, MAP mengeluarkan surat pernyataan siaga darurat penanganan Cor
NABIRE – Pemerintah Kabupaten Nabire melalui Bupati Isaias Douw, S.Sos, MAP mengeluarkan surat pernyataan siaga darurat penanganan Corona Virus Disease (Covid-19) dengan nomor surat 360/572/Set. Bupati Nabire menyatakan "Status Siaga Darurat" penanganan bencana non alam virus corona di Kabupaten Nabire. Pelaksanaan siaga darurat ini berlangsung selama dua minggu terhitung sejak tanggal 17 Maret 2020 hingga 30 Maret 2020.
Dalam surat pernyataan itu, Bupati Isaias menyampaikan, sampai saat ini akibat bencana non alam Covid-19 belum ada suspect korban jiwa terdampak. Namun hal ini dapat mengakibatkan adanya potensi bencana non alam Covid-19 dengan tingkat ancaman maksimum. Serta dapat mengakibatkan terjadinya evakuasi/penyelamatan/pengungsian atau gangguan pelayanan umum yang berdampak luas terhadap kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat.
“Penetapan status ini sesuai dengan UU nomor 24 tahun 2007 tentang penanggulangan bencana, Peraturan Pemerintah nomor 21 tahun 2008 tentang penyelenggaraan penanggulangan bencana, Keppres nomor 17 tahun 2018 tentang penyelenggaraan penanggulangan bencana dalam keadaan tertentu, dan Keppres nomor 7 tahun 2020 tentang percepatan penanganan Corona Virus Disease (Covid-19),” ujarnya.
Terkait dengan perlawanan terhadap Covid-19, Rabu (18/3) kemarin, kembali dilakukan pertemuan yang melibatkan berbagai instansi. Bupati Isaias Douw didampingi Sekda Nabire memimpin pertemuan yang digelar di ruang rapat kantor bupati. Sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Nabire turut serta pada pertemuan itu.Pertemuan kemarin juga merupakan tindak lanjut dari pertemuan yang dilakukan sehari sebelumnya. Berbagai koordinasi dari semua pihak dibahas pada pertemuan itu. Salah satunya dari perwakilan Bandara Nabire menyampaikan jika pihaknya telah mendapat jawaban adanya maskapai yang siap jika nantinya ada sampel yang akan dikirim ke Jakarta untuk dilakukan pemeriksaan.
Pada pertemuan itu juga disampaikan untuk para PNS di lingkungan Pemkab Nabire untuk bekerja di rumah hingga dua minggu ke depan. Selain itu, Bupati Nabire juga menyerahkan satu unit mobil yang dipinjamkan kepada RSUD Nabire untuk mendukung penanganan Covid-19 di daerah ini. (ros)
Bagikan artikel ini



