NABIRE - Dengan tertangkapnya salah seorang berinisial RS yang diduga pengedar Narkoba jenis Sabu pada awal tahun 2021 ini, menggambarkan bahwa Kabupaten Nabire yang merupakan pintu masuk beberapa kabupaten di wilayah Papua bagian tengah rawan akan peredaran Narkoba. Dari catatan media ini, sejak tahun 2020 pihak Kepolisian Resor Nabire melalui Satuan Reserse Narkoba telah menangani sejumlah kasus Narkoba. Mulai dari narkotika jenis sabu hingga ganja atau mariyuana. Dan terbaru, pada tanggal 2 Januari 2021 kemarin.

Terkait dengan hal itu, seperti diberitakan sebelumnya pihak Polres Nabire melalui Satuan Reserse Narkobanya berhasil menciduk seorang yang diduga pengedar Narkoba jenis Sabu berinisial RS (51). Tersangka RS ditangkap di Jalan Surabaya, Kelurahan Karang Mulia, Distrik Nabire, Kabupaten Nabire, pda Sabtu sore (02/01/2021).

Kapolres Nabire AKBP Kariawan Barus, SH,S.IK.,MH melalui Kasat Reserse Narkoba Iptu Agus Suprayitno, S.Sos pada kesempatan tersebut menyampaikan, penangkapan RS berdasarkan informasi dari masyarakat terkait adanya transaksi jual beli yang akan dilakukan oleh terlapor bertempat di samping Kantor BPKAD, Jalan Surabaya, Kelurahan Karang Mulia. Dalam penangkapan tersebut ditemukan 1 paket/bungkus kecil yang diduga Narkotika jenis Sabu. Kemudian Satuan Reserse Narkoba melakukan penggeledahan di rumah RS ditemukan 2 paket/bungkus kecil yang diduga Narkotika jenis Sabu yang disimpan didalam bantal tidur.

“Saat akan melakukan transaksi, tim kami langsung melakukan penangkapan dan pemeriksaan terhadap terlapor RS dan ditemukan 1 paket kecil yang diduga berisi sabu. Dan kemudian melakukan penggeledahan di rumah terlapor ditemukan 2 bungkus kecil yang diduga Sabu yang disimpan didalam bantal tidur di kamarnya,” ujar Kasat saat dikonfirmasi, Minggu (03/01/2021).

Selain diamankan barang bukti berupa 3 paket kecil diduga sabu,  Satres Narkoba Polres Nabire juga mengamankan sejumlah barang bukti lainya seperti 1 buah Handphone merk RealMe warna hitam biru, 1 buah pembungkus White Coffee, dan 1 buah bantal tidur warna abu-abu hitam. Untuk itu, dengan diungkapnya kasus Narkoba diawal tahun memungkinkan kasus yang sama terjadi di daerah ini.(wan)