Nabire Perkuat Ketahanan Pangan: Dinas Peternakan Gandeng Korem 173/PVB Salurkan Bantuan Ayam Pedaging

NABIRE - Pemerintah Kabupaten Nabire, melalui Dinas Peternakan dan Perkebunan, menunjukkan langkah nyata dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Komitmen ini diwujudkan dengan penguatan sektor peternakan rakyat, khususnya bagi masyarakat Orang Asli Papua (OAP) di wilayah tersebut.
Kepala Dinas Peternakan dan Perkebunan Kabupaten Nabire, Drh. I Dewa Ayu Dwita KM, terus bergerak proaktif menjalin sinergi strategis. Teranyar, dinas yang dipimpinnya resmi berkolaborasi dengan Komando Resor Militer (Korem) 173/Praja Vira Braja (PVB).
Wujud kolaborasi kedua instansi ini adalah penyaluran bantuan bibit ayam pedaging kepada masyarakat binaan yang berada di sekitar markas Korem. Program ini digadang-gadang bukan hanya sekedar bantuan, tetapi juga menjadi pemicu semangat kemandirian bagi warga.
Drh. I Dewa Ayu Dwita KM menegaskan, inisiatif ini merupakan langkah konkret untuk mendorong masyarakat, terutama OAP, agar berpartisipasi aktif dalam pemenuhan gizi keluarga. Lebih jauh, program ternak ini diharapkan mampu menjadi sumber pendapatan dan meningkatkan ekonomi rumah tangga mereka.

"Kami berharap kerja sama antara Dinas Peternakan dan Perkebunan dengan Korem 173/Praja Vira Braja ini dapat menjadi pusat percontohan (pilot project) bagi pengembangan peternakan mandiri di Nabire," ujar I Dewa Ayu saat menyampaikan sambutan di Makorem, Sabtu (01/11/2025).
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa keberhasilan program ini akan memberikan dampak positif yang signifikan bagi kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah binaan Korem. Sinergi antara pemerintah daerah dan TNI ini membuktikan keseriusan dalam menciptakan ekosistem ketahanan pangan yang kuat dan berkelanjutan.
Diharapkan, dengan dukungan bibit unggul dan pendampingan yang intensif dari kedua belah pihak, masyarakat penerima manfaat dapat mengelola ternak ayam pedaging ini hingga mampu berproduksi secara mandiri dan membawa Nabire semakin kokoh dalam menjaga ketersediaan pangan lokal.(amd)
Bagikan artikel ini



