NABIRE - Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Nabire mengambil langkah strategis untuk memperkuat ekonomi lokal dengan menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) dan Penyerahan Akta Pendirian Badan Usaha khusus bagi Orang Asli Papua (OAP). Kegiatan ini, yang bersumber dari dana Otonomi Khusus (Otsus) tahun 2025, bertujuan utama mendorong kemandirian dan daya saing para pelaku usaha OAP di Nabire.

Kegiatan penting ini dilaksanakan selama dua hari, Rabu dan Kamis, 8 hingga 9 Oktober 2025, bertempat di Aula BKKBN. Antusiasme terlihat jelas dari jumlah peserta yang hadir, yakni sebanyak 65 badan usaha atau CV yang melibatkan total 130 peserta dari kelompok pengusaha OAP.

Ketua Panitia, Matelda Tiwery, S.Sos, dalam laporannya menjelaskan bahwa dasar pelaksanaan kegiatan ini mengacu pada Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2001 tentang Otonomi Khusus bagi Provinsi Papua serta program kerja DPMPTSP Nabire tahun 2025. “Tujuan kegiatan ini sangat mulia, yaitu menciptakan lapangan kerja, mengembangkan ekonomi lokal dan memberdayakan sumber daya manusia OAP agar menjadi mitra pembangunan,” ujar Matelda.

Matelda menekankan, bahwa Bimtek ini diharapkan mampu membekali para pelaku usaha OAP dengan kemampuan untuk mengelola dan memajukan usaha mereka di bidang masing-masing. Dengan ilmu yang didapat dari narasumber, mereka diharapkan mampu bersaing dengan perusahaan lainnya dan meningkatkan kesejahteraan. 

Acara dibuka secara resmi oleh Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Nabire, Yulianus Pasang, S.Pd., M.Pd, mewakili Bupati Nabire, Mesak Magai, S.Sos., M.Si. Dalam sambutannya, Plt Sekda menyampaikan apresiasi yang tinggi atas inisiatif DPMPTSP.

“Kegiatan ini memiliki arti yang sangat penting dan strategis,” kata Yulianus Pasang. Ia menegaskan bahwa pendirian badan usaha bukan sekadar formalitas, melainkan gerbang utama bagi pelaku usaha untuk berkembang, mengakses program bantuan pemerintah dan mendapatkan pinjaman dari lembaga keuangan.

Plt Sekda juga menyoroti bahwa di era ekonomi terbuka, persaingan usaha kian ketat. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Nabire berkomitmen penuh untuk mendukung para pengusaha lokal OAP 'naik kelas' dan menjadi bagian vital dari pertumbuhan ekonomi daerah.

“Melalui kegiatan ini, saya berharap para peserta dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk bertanya, berdiskusi dan memahami materi yang disampaikan, karena ini akan menjadi modal penting dalam pengembangan usaha,” imbuhnya.

Mengakhiri sambutannya, Plt Sekda Yulianus Pasang secara resmi membuka kegiatan Bimtek tersebut dengan harapan dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi kemajuan Nabire yang maju, mandiri dan sejahtera melalui penguatan ekonomi masyarakat asli Papua. Acara dilanjutkan dengan penyematan tanda peserta oleh Plt Sekda dan Kepala DPMPTSP, ditutup dengan sesi foto bersama.(sam)