NABIRE - Perlu diketahui bahwa di Provinsi Papua ada 29 kabupaten/kota, diantara itu ada 13 kabupaten di provinsi ini yang terletak dipinggiran pantai dan kepulauan, sementara 16 kabupaten lainnya berada di wilayah pegunungan. Dalam kegiatan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Papua dengan nama kegiatan Fasilitasi Pembentukan dan Penguatan Kelembagaan Nelayan yang dibuka secara resmi di Kabupaten Nabire Kamis (2/11), di aula Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Nabire. Untuk itu, setelah Kabupaten Nabire selanjutnya kegiatan yang sama dilaksanakan di beberapa kabupaten, yakni di Sarmi, Waropen, Merauke, Biak, Supiori dan terakhir akan ditutup di Kabupaten Jayapura dan Kotamadya Jayapura, dengan harapan pada bulan November ini semua kegiatan harus selesai dilaksanakan. Demikian terang Ketua Panitia Fasilitasi Pembentukan dan Penguatan Kelembagaan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Papua Lutrince O.M. Ibo, S.Pi,MM, kepada Papuapos Nabire, Kamis (2/11) kemarin. Lanjutnya, semenjak tahun 2016 silam jumlah nelayan kita yang ada di Kabupaten Nabire yang telah memiliki kartu anggota Nelayan sebanyak 1.169 orang dan dari jumlah itu sebanyak 600 orang lebih telah diusulkan juga untuk memiliki kartu ansuransi. Sehingga diharapkan dari kegiatan pembentukan kelembagaan ini, untuk menumbuhkan kelompok-kelompok usaha perikanan yang mandiri dan berakuntable, karena diharapkan pula ada lembaga usaha Koperasi Perikanan yang berasal dari Koperasi Usaha Bersama (KUB) di para nelayan kita yang ada di daerah ini. Karena dari kegiatan fasilitasi pembentukan dan penguatan kelembagaan nelayan ini, menurutnya, para nelayan kita didaftarkan dalam rangka penertiban kartu nelayan. Sebab pemerintah melalui Dinas Kelautan dan Perikanan mulai saat ini hanya memberikan bantuan bagi masyarakat yang tergabung dalam satu kelompok, bukan lagi bantuan untuk perorangan.(des)