Nabire Daerah Aman, Kita Jaga Keamanan dan Kenyamanan Bersama
NABIRE - Nabire adalah daerah aman, kita jaga keamanan dan kenyamanan bersama, karena daerah aman kita bisa melakukan segala tugas da
Bagikan
NABIRE - Nabire adalah daerah aman, kita jaga keamanan dan kenyamanan bersama, karena daerah aman kita bisa melakukan segala tugas dan pelayanan kita terhadap masyarakat dapat berjalan baik dan lancar, demikianpun masyarakat juga melaksanakan tugas dan pekerjaan mereka dapat terlaksana sebagaimana semestinya, tak adanya khawatir atau rasa takut. Demikian diungkap Bupati Nabire, Isaias Douw, S.Sos.,MAP, di sela-sela kegiatan pembukaan Raker III Klasis Nabire Timur tahun 2019, Kamis (17/10), bertempat di Gereja Kristen Injili di tanah Papua Klasis Nabire Timur Jemaat Eklesia Kampung Nifasi Distrik Makimi. Dikatakan Isaias Douw, permusuhan, kebencian, kemarahan dan lain sebagainya itu menurutnya tak ada arti dan gunanya bagi kita dan masyarakat di Kabupaten Nabire lebih khusus dan pada umumnya provinsi Papua. “Kita ciptakan tanah damai apa yang kita rindukan tugas kita adalah berdoa kepada Tuhan agar dapat membuka jalan bagi kita sekalian hingga tugas kita adalah dekat dengan Tuhan. Segala ciptaan yang ada di bumi ini adalah milik Tuhan sendiri, bukan kita manusia lagi,” terang bupati. Untuk diharapkan kepada jemaat Klasis Nabire Timur, baik masyarakat pesisir, kepulauan, perkotaan maupun pegunungan agar bersama-sama menjaga Nabire aman, damai dan daerah yang kondusif sehingga segala permusuhan yang datang dari luar. Sangat penting bagi kita sekalian, karena kita adalah satu rumpun yang diciptakan oleh Tuhan kepada kita manusia yang ada di bumi ini. Dengan demikian, lanjut Bupati Douw, para mahasiswa yang kuliah diluar Papua tapi sementara masih tinggal di Nabire khususnya anak-anak atau mahasiswa Nabire, kalian tentukan sendiri apakah kuliah disini atau kembali kuliah di masing-masing kampus. Kalau kembali itu ongkos pesawat atau kapal pemerintah daerah akan tanggung agar mereka kembali kuliah. Ini instruksi dari Gubernur Papua, jadi kami para bupati melaksanakan dan siap membiayai yang kembali melanjutkan kuliah. “Dalam waktu dekat ini ada, kita punya anak-anak lanjutkan sekolah pada umumnya, kita orang tua yang tidak punya surat akte nikah maka pemerintah merencanaan buat nikah masal lewat Dinas Catatan Sipil. Jadi bagi yang belum, pemerintah siap untuk menkahkan, supaya anak kita ini kedepan data identitas tidak mengalami kesulitan dalam perjuangan pendidikan selanjutnya hingga ini segera koordinasi Dinas Capil dan Dinas PPPA Kabupaten Nabire,” ungkap Isaias.(modes)
Bagikan artikel ini



