NABIRE - Pemerintah Kabupaten Nabire tengah berupaya keras untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak. Melalui program dari Kementerian Lingkungan Hidup, pemerintah daerah kini fokus pada target pengurangan sampah, yang dilaporkan setiap hari menggunakan aplikasi Sistem Informasi Pengelolaan Sampah (SIPS).

Kepala DLH Nabire, Arfan Natan Palumpun, S.T., M.T, menjelaskan program ini merupakan langkah konkret pemerintah pusat, khususnya setelah Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan terpisah. 

"Dia (Menteri Lingkungan Hidup) sangat fokus kepada lingkungan. Target-target kami, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, adalah target pengurangan sampah," ujar Arfan saat ditemui di ruang kerjanya Rabu (24/09/2025). 

Menurut Arfan, setiap hari, tim di Nabire melaporkan data timbunan sampah yang dihasilkan. Metode perhitungan yang digunakan didasarkan pada jumlah penduduk Nabire yang dikalikan dengan asumsi 0,5kilogram sampah per orang per hari. Data ini menjadi acuan utama untuk memantau volume sampah yang harus dikelola.

Arfan mengungkapkan, data terbaru menunjukkan bahwa volume sampah yang dievakuasi dari kota ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Karadiri mencapai angka yang mengkhawatirkan, yaitu 71,3 ton per hari. Jumlah ini mencerminkan tantangan besar yang dihadapi Nabire dalam pengelolaan sampah.

"Coba bayangkan, 71,3ton kalau tiap hari ke TPA, pasti TPA akan penuh," kata Arfan, menegaskan bahwa jika tidak ada langkah serius, TPA Karadiri tidak akan mampu menampung volume sampah yang terus meningkat. Situasi ini menuntut adanya solusi jangka panjang dan berkelanjutan.

Untuk mengatasi masalah ini, penggunaan aplikasi SIPS menjadi krusial. Melalui aplikasi ini, data harian mengenai timbunan sampah dapat dimonitor secara real-time, memungkinkan pemerintah daerah untuk mengambil keputusan yang lebih cepat dan tepat dalam upaya pengurangan sampah.

Program ini tidak hanya berfokus pada evakuasi sampah, tetapi juga mendorong berbagai strategi pengurangan, seperti daur ulang, kompos dan edukasi masyarakat. Dengan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, diharapkan Nabire dapat mencapai target pengurangan sampah dan menjaga kelestarian lingkungan untuk generasi mendatang.(sam)