Mutu Pendidikan Nabire Turun Urutan 11
NABIRE - Berdasarkan sumber data rapor Dapodik wilayah Papua tahun 2019 dari 29 kabupaten/kota di Provinsi Papua, mutu pendidikan Kabupaten
Bagikan
NABIRE - Berdasarkan sumber data rapor Dapodik wilayah Papua tahun 2019 dari 29 kabupaten/kota di Provinsi Papua, mutu pendidikan Kabupaten Nabire kembali mengalami penurunan. Pada tahun 2010 hingga tahun 2016 Kabupaten Nabire biasanya menduduki urutan 4 atau 5 dari 29 kabupaten/kota. Tetapi berdasarkan hasil laporan Rapor Dapodik wilayah untuk tahun 2019, Kabupaten Nabire mengalami penurunan mutu pendidikan dan menempati urutan ke-11 dari 29 kabupaten/kota yang ada di wilayah Provinsi Papua. Hal ini sesuai hasil unduhan tertanggal 16 Desember 2019 silam. Penurunan mutu pendidikan dimulai semenjak tahun 2017 hingga tahun 2019 silam. Ketika hal ini dikonfirmasikan Papuapos Nabire, Senin (17/2), melalui Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire, Viktor Tebay, S.Sos.,MAP di ruang kerja, dirinya membenarkan adanya penurunan mutu pendidikan di Kabupaten Nabire sesuai hasil laporan akhir unduhan tertanggal 16 Desember 2019 lalu. Dan dirinya mengatakan, hasil ini bukan saja disebabkan oleh satu faktor tetapi diakibatkan oleh berbagai macam faktor antara lain guru sering meninggalkan tempat tugas, pembelajaran tidak sesuai dengan kalender pendidikan sekolah, pihak sekolah tidak pernah mengisi rapor mutu, renggangnya komunikasi dan koordinasi antara dinas dan sekolah serta belum terpenuhi sarana dan prasarana yang baik. Hal ini merupakan data terbaru diakhir tahun 2019, untuk itu diharapkan atau dimohon kepada semua sekolah untuk bekerja lebih maksimal agar dapat memperkecil atau mengembalikan mutu pendidikan di Kabupaten Nabire ke angka/urutan 4 atau 5 dan pihak sekolah diharapkan melaksanakan tugas sesuai kalender pendidikan dan guru rajin mengisi rapor mutu pendidikan. Dengan demikian selaku orang dinas pedidikan diminta agar adanya kerja sama yang baik antara Pemerintah Daerah (Pemda) melalui Dinas Pendidikan, pimpinan atau kepala–kepala sekolah dan para orangtua murid agar ada kepedulian dan dari hasil kerjasama itu diharapkan ada peningkatan pendidikan yang lebih baik di daerah ini. Selain adanya kerja sama dinas pendidikan, pihak sekolah dan juga orang tua murid diharapkan pula adanya kerjasama di berbagai sektor, sehingga dari hasil itu kita Kabupaten Nabire bisa kembali ke urutan 4 atau 5, karena kita Kabupaten Nabire tidak bisa berada pada urutan satu atau dua seperti Kota Madya Jayapura Kabupaten Nabire dari hasil data rapor Dapodik wilayah berdasarkan laporan hasil akhir unduhan tertanggal 16 Desember 2019 itu, untuk Rapor Sekolah baru mencapai nilai 89.32, Rapor PTK dicapai nilai 85.78, rapor Pd dicapai nilai 70.49, rapor rombongan belajar dicapai nilai 95.61, rapor Sarana – Prasarana (Sapras) dicapai nilai 87.75 dan terakhir rapor akhir dicapai nilai 85.75.(des)
Bagikan artikel ini


