NABIRE - Hujan deras yang terjadi di Nabire akhir pekan kemarin, mengakibatkan sejumlah wilayah dan kampung di Kabupaten Nabire terendam banjir, selain banjir adapula daerah yang alami longsor seperti yang terjadi di Yaro Makmur menuju Wami. Data dan informasi yang diterima awak media ini, rata-rata daerah yang dinilai rendah alami banjir walaupun tingginya tidak sampai lutut orang dewasa. Berbeda di Distrik Yaro, pada Jumat kemarin, dikabarkan beberapa kampung terendam banjir.  Berdasarkan informasi yang diterima media online Nabire.net, Sabtu siang (06/03/2020), contohnya, diinformasikan atau kabar dari warga Kampung Jaya Mukti (Yaro 2), Purwanto, hujan mengakibatkan terjadinya luapan air di Kali Merah. Akibatnya, luapan kali tersebut masuk ke jalur 1, jalur 2, jalur 3, jalur 4 dan jalur di sebelah kuburan, Kampung Jaya Mukti. Dilansir media online tersebut juga, Purwanto mengatakan, air masih belum surut dan hujan gerimis kembali turun. Sementara ketinggian air menurutnya setinggi pinggang orang dewasa, katanya. Sementara itu, berdasarkan informasi dari Pusdalops BPBD Nabire, banjir juga terjadi di Kampung Yaro Makmur (Yaro 1) Distrik Yaro dan di Kampung Samabusa Distrik Teluk Kimi. Ketinggian air berkisar 40 Cm sampai dengan 1 meter. Selain banjir, warga juga menginformasikan terjadi longsoran jalan di Yaro Makmur menuju Wami. Seperti disampaikan seorang warga kepada media tersebut. Dari keterangan sejumlah warga, longsor tersebut terjadi di gunung aduh mama atau biasa juga disebut Gunung Piramid. Menurut warga, alat berat dari perusahaan kelapa sawit sedang dimobilisasi menuju lokasi longsor. Hujan sendiri terjadi sejak Jumat malam (06/03) sekitar pukul 19.30 WIT hingga Sabtu pagi (07/03/2020) sekitar pukul 08.00 WIT.  Beberapa hari lalu, banjir juga terjadi disebagian wilayah Nabire, seperti di Samabusa, Kalibobo dan Kampung Manunggal Jaya dan Kampung Maidey Distrik Makimi. Selain banjir, longsor juga terjadi di ruas jalan Makimi dan di Jalan Trans Paniai.(wan/ist)