Musda ke-II Himpaudi Digelar Kemarin
NABIRE - Bertempat di aula Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Nabire, Jumat(30/9), dilaksanakan Musyarawah Daerah (Musda) ke-II Himpunan Musyarawah Pendidikan Paudi (Himpaudi) tahun 2016. Musda ini dibuka Kepala Bidang PLS Pendidikan Nonformal dan Informal (PNFI) Kabupate
Bagikan
NABIRE - Bertempat di aula Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Nabire, Jumat(30/9), dilaksanakan Musyarawah Daerah (Musda) ke-II Himpunan Musyarawah Pendidikan Paudi (Himpaudi) tahun 2016. Musda ini dibuka Kepala Bidang PLS Pendidikan Nonformal dan Informal (PNFI) Kabupaten Nabire, Victor Tebai,S.Sos.,MAP dengan ditandai dengan pemukulan microphone.
Kegiatan Musda ke-II Himpaudi ini digelar dalam rangka menyongsong organisasi profesional mandiri dan seminar kurikulum tingkat satuan pendidikan Paudi di Kabupaten Nabire.Ketua PW Himpaudi Provinsi Papua Siti Amamah, SE.,M.Si dalam sambutan menyampaikan, kegiatan musyawarah daerah ini merupakan rangkaian kegiatan untuk melakukan evaluasi dan refreksi dari terhadap program kegiatan yang telah dilakukan pada periode lalu, kemudian hasilnya dijadikan sebagai bahan tolak ukur untuk menetapkan kegiatan program empat tahun kedepan.Program Himpaudi terorganisir dari tingakat pusat sampai daerah, menggunakan seluruh potensi kekuatan, kemampuan, kreativitas dana, daya dan dukungan lainnya.Lanjutnya, diperlukan kualitas manajemen yang mampu untuk menciptakan dan memberdayakan anak-anak kita yang kedepan lebih baik. “Itulah tujuan dan harapan kami sesuai dengan visi misi program di Himpaudi dari tingkat pusat hingga di daerah,” tandasnya.Kepala Bidang PNFI Nabire, Victor Tebai, dalam arahan singkat mengatakan Paudi juga para ibu-ibu guru di kabupaten ini, sehingga sebagai pimpinan yakin dan percaya kegiatan Musda selama dua hari pasti berlangsung aman, lancar dan dapat terlaksana.Bagikan kehidupan para guru pada masyarakat yang masa lalu dengan di masa ini kita kaitan dengan masa yang akan datang para guru sangat mengetahui betul bahwa perkembangan dan perubahan-perubahan ilmu pengetahuan dan teknologi yang canggih. Sehingga kita dituntut untuk kita harus menyesuaikan diri dengan perubahan-perubahan yang terjadi. Menurutnya, mengajak kepada para guru TK di Paudi untuk melaksanakan tugas sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) yang ada di Paudi tersebut.Yang tumpang tindi, kemudian memilah-milahkan pilar tertentu apa lagi meninggalkan tugas kita sebagai guru, karena dampaknya kedepan begitu besar karena ini merupakan wadah profesi.“Kita tanam wadah profesi perlu membangun komunikasi dengan instansi terkait atau lembaga-lembaga swasta peduli dengan pendidikan, sehingga wadah kita, perhimpunan kita dapat maju dan seksama dengan perubahan-perubahan yang terjadi,” imbuh Victor. (modes)
Bagikan artikel ini



