NABIRE - Tahun 2014 ini, adalah tahun berkat untuk Agadide. Sebab Agadide menjadi tuan rumah penyelenggara 2 kegiatan besar bernuansa agama. Diantaranya Porsenibas diselenggarakan oleh Muda-mudi Katolik dan Retreat Akhbar IV Koordinator Meuwo diselenggarakan oleh Pemuda Kingmi Papua Klasis Agadide.   Pekan Olahraga Seni dan Basar “Prosenibas” yang diselenggarakan 2 tahun sekali oleh Muda-mudi Katolik Dekenat Paniai ini, akan dihadiri 8 Paroki. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada tanggal 23-30 Juni 2014 menjadi iven persahabatan kaum muda untuk memperkokoh persatuan dan kesatuan antar gereja. Kegiatan ini merupakan wahana yang paling dominan di dalam kehidupan manusia agar agama dan pemerintah tak dipisah-pisahkan dapat berkesinambungan. Muda-mudi masa depan gereja di berbagai bidang, sama halnya dengan Retreat Akhbar yang disiapkan  4 koordiator ini dilaksanakan pada tanggal 11 hingga 14 November 2014. Dengan senjang waktu lima bulan setelah pelaksanaan Porsenibas Muda-mudi katolik. Untuk menunjang suksesnya kegiatan Porsenibas, Panitia Retreat Akhbar IV Koordinator meuwo bertekad meyukseskan acara melalui bantuan bahan makanan dan fasilitas lainnya yang layak pakai. Menurut ketua panitia retreat akbar, Deki Gobai, SH, bantuan yang diberikan bukan untuk menarik simpati panitia dan peserta dari berbagai kalangan. Melaingkan hal seperti itu merupakan tradisi yang selalu ditumbuhkembangkan antara pemeluk umat beragama sebagai nilai luhur yang bermartabat untuk dipertahankan dalam rangka meningkatkan kerukunan umat beragama sebagai landasan tertib hidup bergereja di Lembah Agadide. Berdasarkan hasil audiensi dengan panitia peyelenggara Muspas pada beberapa waktu lalu, telah menyepakati bahwa batuan tersebut akan diserahkan pada hari Rabu tanggal 25 Juni 2014, di tempat pelaksanaan kegiatan Paroki Komopa. Untuk menyikapi hasil audiens tersebut panitia Retreat di selah-selah rapat teknis kepanitiaan telah menyepakati, juga bahwa dalam sepekan sebelum pelaksaan kegiatan ini, warga Gereja Klasis Agadide terdiri dari 22 Jemaat dibawah payung panitia Retreat dibebankan menyiapkan bahan makanan dan Fasilitas penunjang lain yang akan dibantukan dan sekarang dalam tahap persiapan. Dengan sikap seperti inilah, kita akan mampu melaksanakan semua aktifitas kita dengan baik, dan sikap ini pula yang selalu dianjurkan dalam firman Tuhan. Kita harus menjadi contoh dan teladan dalam Tuhan, menjadi terang dan garam lewat kehidupan kita sehari – hari terutama dalam memenuhi tri panggilan gereja, sehingga orang lain yang ada disekitar kita diberkati dan lebih mengenal Tuhan. Perlu disadari bahwa ada perubahan sikap, pola pikir dan pola pandang tentang hidup berjemaat atau hidup bergereja. Dalam arti bahwa harus ada kesadaran yang besar yang lahir dari setiap pribadi untuk sungguh–sungguh terlibat secara aktif dan memberi dukungan dalam berbagai bentuk untuk seluruh pelayanan gereja, baik ibadah–ibadah, pekerjaan fisik maupun kegiatan lainnya.   Perlu adanya pemahaman yang sama bahwa semakin aktifnya seseorang dalam berbagai pelayanan, maka tentunya akan terjadi perubahan sikap yang menunjukkan bahwa Yesus semakin besar dan kita semakin kecil. Sehingga setiap orang dapat saling memberi dan menerima sebagai satu keluarga Allah yang sungguh–sungguh hidup dalam kasih persaudaraan. Pada Akhirnya atas nama Panitia Retreat Akbar IV Koordinator Meuwo di Agadide menyampaikan selamat Berprosenibas dan selebihnya Tuhan yang mentuntung acara ini dan memberkati Saudara-saudara sekalian. (modes)