NABIRE - Bertempat di Gedung Aula Gubernur Kamis 01 Januari 2024 Momen terharu datang dalam pidato penyerahan 3 unit mobil dinas kepada pimpinan MRP-PT. Rasa terharu tersebut muncul ketika Ribka Haluk mengenang 23 tahun silam yakni Tahun 2001, ketia ia muda diberikan tanggungjawab menjadi koordinator pemilihan anggota MRP pertama di wilayah Papua Pegunungan.


“Saya sebenarnya tidak ingin menenang ini, karena kalau mengingatnya air mata saya pasti jatuh. Dimana saya saat itu masih sangat muda dan diberikan tanggungjawab menjadi koordinator pemilihan anggota MRP di wilayah pegunungan,” katanya

Saat itu kami ditugaskan dengan kondisi sangat-sangat terbatas, tanpa memiliki fasilitas, tugas yang berat, mempertaruhkan nyawa dan mengeluarkan air mata, tetapi kami terus bekerja hingga anggota MRP terpilih. Itu tugas yang berat yang tidak pernah saya lupa,” terangnya.


Namun kondisi saat ini sangat berbeda, lanjut Ribka Haluk, dimana Negara melalui Pemerintah Provinsi Papua Tengah menyiapkan fasilitas yang baik bagi anggota MRP-PT. Maka dari itu ia berharap Lembaga MRP-PT benar-benar menjadi payung bagi masyarakat asli Papua.


“Saya disini tidak lama dam akan berakhir meninggalkan jabatan ini, sehingga saya hanya bisa berharap agar MRP-PT benar-benar menjadi lembaga yang memproteksi hak-hak orang asli Papua. Apalagi negara telah menyiapkan segala fasilitas yang terbaik. Mari kita bersama-sama menciptakan generasi emas bagi penerus bangsa ini, khususnya di Papua Tengah,” ujarnya.(rob)