Minggu Palma Umat Katolik Nabire Dirayakan
NABIRE - Gereja Katolik Kristus Sahabat Kita (KSK) Nabire, memperingati ibadah pekan suci 2016, pada Minggu Palma 20 Maret 2016 kemarin. Minggu Palma atau pekan suci merupakan hari peringatan dalam liturgi Gereja Katolik yang selalu jatuh pada hari Minggu sebelum Hari Raya
Bagikan
NABIRE - Gereja Katolik Kristus Sahabat Kita (KSK) Nabire, memperingati ibadah pekan suci 2016, pada Minggu Palma 20 Maret 2016 kemarin. Minggu Palma atau pekan suci merupakan hari peringatan dalam liturgi Gereja Katolik yang selalu jatuh pada hari Minggu sebelum Hari Raya Paskah. Hal ini dilaksankan pula umat Katolik Gereja KSK Nabire, dengan mengadakan misa bersama.
Ibadah Minggu Palma umat Katolik Gereja KSK Nabire, dipimpin oleh Pastor Agustinus Suharyadi, SJ di Goa Maria dan dilanjutkan dengan arak-arakan memasuki gereja. Dalam arak-arakan ini umat melambaikan daun-daun Palem yang bertujuan untuk mengenang peristiwa masuknya Yesus ke Kota Yerusallem. Serta mengenang akan kesengsaraan Yesus Kristus oleh karena ini Minggu Palma juga disebut sebagai Minggu Sengsara.Dalam pelaksanaan kegiatan minggu Palma ini, umat katolik antusias dalam mengikutinya dengan dibuktikan banyakan umat yang hadir dalam perayaan Minggu Palma ini.Ibadah Mingu Palma ini, umat akan mendengarkan pembacaan Firman Tuhan tentang Kisah Sengsara Yesus Kristus yang diambil dari bacaan Injil Lukas Pasal 22 Ayat 14- 23 : Ayat 56, dalam kisah sengsara Yesus Kristus akan dibacakan ulang dalam Liturgi Jumat Agung, tetapi pemaknaannya berbeda.Saat ditemui kemarin, Pastor Agustinus Suharyadi, SJ mengatakan, pekan suci merupakan perayaan khusus umat katolik untuk memperingati misteri penderitaan Yesus Kristus dan juga umat diajak untuk mengenang kasih Tuhan dalam sengsaranya di Kayu Salib.Dengan adanya pembacaan sengsara Yesus pada Minggu Palma dan Jumat Agung dimaksudkan, menurutnya, agar umat mengerti bahwa kemuliaan Yesus bukan hanya terletak pada kejayaannya memasuki Yerusalem melainkan pada peristiwa kematiannya di Kayu Salib.Imbuhnya, perayaan Misa Minggu Palma sekali dalam setahun, kita merenungkan kebaikan yang telah diberikan Tuhan kepada kita sepanjang tahun. Dengan begitu kita akan mendapat kebaikan bukan hanya untuk diri sendiri, tetapi juga memberikan kebaikan pada orang lain. (modes)
Bagikan artikel ini



