NABIRE – Mesak Magay, tinggalkan jabatan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi (DPRP) Papua kembali pulang ke negerinya di Nabire untuk membangun negerinya.

Mesak Magay sebagai anak asli Nabire merasakan terpanggil pulang ke daerahnya untuk menata dan membangun daerahnya dari berbagai masalah dihampir seluruh aspek pembangunan selama ini.

Sebagai anak asli, mengenal semua potensi yang ada seperti sumber daya manusia, alam dan sumber peluang yang semakin terbuka.

“Kalau saya mementingkan diri pribadi, gaji saya di DPRP cukup.

Tetapi, kenapa saya mau kembali ke Nabire? Saya mau bangun dan membawa perubahan dari masalah selama ini dari berbagai aspek pembangunan yang terjadi selama ini.

Sebagai anak asli merasa terpenggil untuk kembali dan membangun daerahnya sendiri,” kata Mesak Magay saat pertemuan terbatas dengan warga Kelurahan Bumi Wonorejo,  Jumat (9/10) lalu.

Pertemuan tersebut sekaligus sebagai peresmian Posko Pemenangan Pasangan Nomor 2, NABIRE MAJU di Bumi Wonorejo.

Dalam pertemuan terbatas yang juga dihadiri Calon Wakil Bupati, Ismail Djamaludin yang diusung Koalisi Nabire Hebat, Calon Bupati, Mesak Magay memperkenal pasangan nomor urut 2 merupakan pasangan politisi murni yang dibesarkan lewat partai politik sehingga dalam kepemimpinan, tidak berpikir untuk kepentingan pribadi dan keluarga.

Pemimpin yang berasal dari partai politik dan politisi, berpikir untuk kepentingan bersama dan kedepan.

Beda dengan pemimpin yang berasal dari karier.

Oleh sebab itu, kata Mesak, pasangan Mesak dan Djamaluddin, sebagai politisi, apabila terpilih akan membangun Nabire dengan semua kekuatan yang ada bersama-sama membangun Nabire, membawa perubahan baru menuju Nabire yang maju.

Sebagai orang asli Nabire, Mesak Magay bersama Ismail Djamaluddin, akan ada di Nabire, tidak akan ke mana-mana.

Beda dengan orang bukan asli, datang ke Nabire untuk mencari dan akan pulang.

Oleh karena itu, sebagai orang asli Nabire, sejak kecil hingga tua sekalipun ada dan tinggal di Nabire. 

Membangun Nabire dengan motto Nabire untuk kita semua, akan membangun daerah ini dengan melibatkan semua komponen masyarakat dan lembaga pemerintah yang ada, termasuk para rukun tetangga (RT) sebagai aparat pemerintah yang terdepan dan terkecil yang langsung bersentuhan dan tinggal di tengah warga yang mengenal setiap warga di lingkungannya.

Sementara itu, Calon Wakil Bupati, Ismail Djamaluddin mengajak warga untuk tidak ragu dengan pasangan nomor urut 2.

Karena, tidak hanya besar di politik tetapi Calon Bupati, Mesak Magay punya pengalaman sebagai legislator di DPRD Kabupaten Nabire, DPRD Kabupaten Dogiyai, di pemerintahan sebagai Wakil Bupati dan terakhir sebagai politik PDIP di Provinsi Papua, anggota DPRP selama 9 bulan lalu kembali ke Nabire untuk membangun negerinya.

Oleh sebab itu, kata Ismail Djamaluddin, dalam 100 hari kerja siap memulai perubahan dengan penerangan dan infrastruktur jalan kabupaten. (ans)