NABIRE - Kepala sekolah SD/Inpres 02 Sanoba, Netti Gandaria, S.Pd-K, secara tegas mengatakan, pihak mengambil langkah untuk menata sekolah yang lebih baik dilakukan secara bertahap, dengan melibatkan semua pihak dan dilaksanakan berdasarkan kebutuhan dan kekuatan sumber dana yang tersedia bagi sekolah demi kemajuan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkwalitas.

Karena hingga saat ini SDN/Inpres 02 Sanoba memiliki jumlah murid sebanyak 300 siswa, yang didukung dengan 13 ruang kelas belajar, tentunya tiap kelas memiliki masalah kerusakan yang berbeda, sehingga dibutuhkan penyusunan program yang baik dengan melihat kebutuhan mana yang lebih didahulukan.

Untuk itu, di SD/Inpres Sanoba 02, pihak sekolah mengambil langkah lebih dulu menata dan memperbaiki kelas dengan lebih mengutamakan meubeler kursi dan meja serta melihat kerusakan lain. Karena anak lebih dulu diutamakan untuk rasa nyaman di kelas dan belajar dengan tenang bersama dewan guru di setiap hari efektif Kegiatan Belajar Mengajar (KBM).

Dikatakan Kepsek SD/Inpres 02 Sanoba, pihaknya telah mengetahui bersama bahwa sumber dana sekolah itu sangat jelas dari pemerintah yang disebut dengan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), sehingga dari sumber ini dipergunakan untuk menata sekolah yang lebih baik.

“Kita perlu ingat dalam penataan sekolah yang lebih baik untuk mewujudkan SDM yang berkwalitas. Perlu ada keterlibatan pihak orang tua murid lewat pengurus komite, dinas pendidikan selaku perwakilan pemerintah daerah di bidang pendidikan dan semua dewan guru agar semua keputusan jangan sampai hanya sepihak,” ujarnya.

Untuk itu, selaku Kepsek bersama seluruh dewan guru SD/Inpres 02 Sanoba telah sepakat untuk memajukan sekolah yang dimulai dari ruangan kelas hingga halaman, dengan harapan semua itu dilakukan secara bertahap demi kemajuan SDM yang berkwalitas bagi seluruh peserta didik yang sedang menimbah ilmu di bangku sekolah SD/Inpres 02 Sanoba.(des)