NABIRE – Kepala Suku Besar Wilayah Adat Meepago, Melkias Keiya, SH, kembali mengimbau seluruh masyarakat di delapan kabupaten Provinsi Papua Tengah untuk terus menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), mempererat persaudaraan, serta membangun kehidupan yang damai di tengah masyarakat.

Dalam rilis yang diterima Papuapos Nabire, Kamis (21/5), Melkias Keiya menegaskan pentingnya menjaga kebersamaan dan saling menghormati demi terciptanya situasi yang aman dan harmonis di Papua Tengah.

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengedepankan komunikasi yang baik serta memperkuat rasa persatuan dalam kehidupan sosial sehari-hari.

“Seluruh masyarakat adat dan komponen masyarakat memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga kedamaian dan mendukung suasana yang kondusif demi kepentingan bersama,” ujar Melkias Keiya.

Menurutnya, stabilitas keamanan dan persatuan masyarakat sangat penting agar berbagai program pembangunan yang dijalankan pemerintah dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Sebagai Kepala Suku Besar Wilayah Adat Meepago, dirinya juga menyatakan dukungan terhadap program-program Pemerintah Pusat yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Papua Tengah, khususnya di bidang pendidikan, kesehatan, pembangunan infrastruktur, pemberdayaan ekonomi masyarakat, serta pengembangan sumber daya manusia.

Melkias Keiya kembali mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh berbagai informasi yang berpotensi memecah persaudaraan dan mengganggu keharmonisan sosial.

Sebaliknya, ia meminta masyarakat terus menjaga semangat toleransi, saling mendukung, dan memperkuat nilai-nilai kebersamaan demi masa depan Papua Tengah yang aman, damai, dan maju.

“Sebagai Kepala Suku, saya mengajak seluruh masyarakat untuk tetap menjaga persatuan, keamanan, dan kedamaian sehingga berbagai program pembangunan dapat berjalan baik serta membawa kesejahteraan bagi seluruh masyarakat Papua Tengah,” tegasnya.

Di akhir pernyataannya, Melkias Keiya berharap masyarakat tetap menjaga nilai-nilai adat dan budaya sebagai kekuatan bersama dalam membangun kehidupan yang harmonis dan sejahtera.

“Mari bersama menjaga kedamaian dan bersama-sama mengawal program Pemerintah Pusat demi kesejahteraan masyarakat,” tutup Keiya. (des)