Mekar Nabire Timur Rencana akan Dideklarasikan
NABIRE - Rapat panitia deklarasi pemekaran Kabupaten Nabire Timur dengan masyarakat Distrik Makimi, digelar Jumat (11/9) di Kantor Kampung SP2 Lagari Jaya, Distrik Makimi. Agenda rapat membahas rencana kegiatan deklarasi pemekaran Kabupaten Nabire Timur yang direncanakan di
Bagikan
NABIRE - Rapat panitia deklarasi pemekaran Kabupaten Nabire Timur dengan masyarakat Distrik Makimi, digelar Jumat (11/9) di Kantor Kampung SP2 Lagari Jaya, Distrik Makimi. Agenda rapat membahas rencana kegiatan deklarasi pemekaran Kabupaten Nabire Timur yang direncanakan dilakukan di Lapangan Kantor Distrik Makimi.Kegiatan kemarin dipimpin oleh ketua panitia deklarasi Nabire Timur, Urbanus Wihiawari. Turut hadiri Kadistrik Makimi, Kapolsek, perwakilan Danramil serta Kakam Lagari, Kakam Makimi, Kakam SP, Kepala Suku Dani dan para tokoh agama, tokoh adat dan tokoh pemuda Distrik Makimi.
Ketua panitia, Urbanus Wihiawari saat pertemuan itu menuturkan, pemekaran Kabupaten Nabire timur ini mendapatkan dukungan penuh dari Penjabat Bupati Nabire. Pihaknya mengharapkan dukungan dan partisipasi dari seluruh masyarakat Distrik Makimi untuk rencana kegiatan deklarasi Nabire Timur nantinya.Pada kesempatan itu, Urbanus menegaskan tidak ada unsur politik di dalam kegiatan tersebut. Apalagi hasil pertemuan pihaknya tadi malam dengan Penjabat Bupati Nabire, yang menyatakan melarang mengundang pasangan calon bupati dan menolak kedatangan pasangan calon bupati ketika kegiatan berlangsung nantinya.“Kegiatan ini sepenuhnya mendapatkan dukungan dana dari penjabat bupati tapi masih belum tahu berapa jumlahnya,” ujarnya.Sekitar pukul 11.30 WIT, rapat selesai dan situasi dalam keadaan aman dan lancar. Menurut informasi, deklarasi akan dilakukan minggu depan namun untuk tanggal dan harinya akan diberitahukan lebih lanjut. Karena panitia masih berkoordinasi dengan penjabat bupati. Sementara itu, masyarakat dengan panitia beserta Tripika akan membuat surat pernyataan bahwa kegiatan tersebut murni untuk pemekaran Nabire Timur dan tidak ada unsur politik. Serta melarang keras adanya pasangan calon bupati yang akan melakukan kegiatan ketika kegiatan berlangsung.Selain itu, Kapolsek Makimi, Iptu Akhmad Alfian, S.Ik akan membuat surat edaran terkait melarang penjualan minuman lokal (Milo) pada H-3 dan H+3 kegiatan tersebut agar tidak memicu permasalahan ketika kegiatan berlangsung. (ist)
Bagikan artikel ini



