Maximus Meraih Penghargaan Top 10 Orang Terkemuka di Indonesia
Jakarta, Dewan Editorial Infobank memberikan penghargaan kepada 10 Tokoh Terkemuka Terbaik untuk 2018 tokoh nasional. Penghargaan ini merupa
Bagikan
Jakarta, Dewan Editorial Infobank memberikan penghargaan kepada 10 Tokoh Terkemuka Terbaik untuk 2018 tokoh nasional. Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas kontribusi dan inspirasi bagi perkembangan ekonomi, sosial dan politik yang sangat positif bagi Indonesia."Kami menginginkan Indonesia yang lebih baik. Kami memilih sepuluh tokoh ini karena kami menghargai mereka untuk berkontribusi dan menginspirasi perkembangan ekonomi, sosial dan politik yang sangat positif bagi Indonesia melalui peran mereka masing-masing. Dan, malam ini, kami ingin memberikan penghargaan kepada mereka," kata Ketua Dewan Editor Infobank, Eko B. Supriyanto dalam sambutannya di Grand Hyatt Hotel Ballroom, Jakarta, Jumat (11/05/18).Sepuluh tokoh nasional dengan berbagai latar belakang dipilih setelah berhasil menghapus rekam jejak puluhan tokoh nasional lainnya selama lima tahun terakhir, dari 2013 hingga 2018.10 tokoh teratas adalah, Presiden Republik Indonesia Bapak Joko Widodo, Wakil Presiden Republik Indonesia periode 2009-2014 Bapak Boediono, Muslim Cendikiawan Ahmad Syafi`i Ma`arif, Gubernur Bank Indonesia Bapak Agus Martowardojo, Gubernur NTB Bapak Muhammad Zainul Majdi, Presiden Komisaris BCA Bapak Djohan Emir Setijoso, Kepala RSPAD Bapak Gatot Subroto Terawan Agus Putranto, Pendiri GO-JEK Bapak Nadiem Makarim, pemimpin masyarakat Papua Bapak Maximus Tipagau dan Pemimpin Redaksi TVOne yakni Karni Ilyas.Setelah menerima penghargaan, Maximus Tipagau ketika diwawancarai mengatakan, “Saya mendapat penghargaan karena saya berjuang untuk rakyat Papua, lebih penting lagi di gunung, daerah pegunungan ini lebih sulit karena pendidikan tidak berkembang. Apalagi jika kita berbicara kesehatan, pertumbuhan ekonomi nasional tidak berfungsi dengan baik. Ini lebih gila karena harga di gunung lebih mahal. Dalam keadaan seperti itu, saya adalah Maximus yang tidak memiliki posisi di Indonesia atau Papua. Tetapi saya memiliki kasih sayang serta melalui yayasan, saya dapat memotivasi dan bahkan lebih membantu saudara-saudara di Papua tanpa melihat perbedaan ”."Tidak hanya di Papua, bahkan secara umum di Indonesia. Ini berarti bahwa piagam atau penghargaan ini, sehingga kita dapat lebih berdedikasi untuk bangsa dan negara secara lebih khusus di Papua. Fakta bahwa dalam beberapa tahun terakhir, hampir semua proposal yang saya serahkan kepada pemerintah daerah atau lembaga pusat belum pernah dijawab sehingga bagi saya itu gagal maka saya lebih baik mencoba untuk bekerja sendiri, "kata Maximus.“Dengan upaya itu saya dapat membantu saudara-saudari di Papua dan saya berhasil dengan itu. Saya pikir apa yang Tuhan inginkan bahwa saya dapat membantu orang saya di Papua. Yayasan Somatua telah didirikan secara resmi sejak 2008, hingga hari ini saya telah memberikan pelayanan kesehatan melalui dokter terbang ke pelosok pegunungan, Saya juga memiliki perkebunan kopi, dan kami telah membangun sekolah-sekolah taman kanak-kanak di Timika. Saya berencana untuk membangun satu sekolah lagi di Sugapa, dan juga melakukan kegiatan sosial lainnya. Ketika saya pertama kali dipanggil oleh panitia saya bingung, mengapa saya dipilih tetapi ada satu pertanyaan yang mereka katakan bahwa Anda telah membantu negara dengan promosi pariwisata di luar negeri menggunakan pengeluaran Anda sendiri, melanjutkan dengan kegiatan dokter dan juga kegiatan yang Saya sudah selesai lakukan".“Terima kasih banyak untuk semua orang yang telah mendukung saya dalam hidup saya. Khusus untuk orang tua saya, guru saya, mitra bisnis saya, dan teman-teman saya yang selalu mendukung saya untuk menjadi orang yang lebih baik. Seperti mendapat kehormatan menjadi salah satu dari 10 Orang Terkemuka Terbaik di Indonesia dari Majalah InfoBank dengan Mantan Wakil Presiden Bapak Boediono, Bapak Jokowi sebagai Presiden Republik Indonesia, Gubernur Bank Indonesia dan kandidat lainnya yang telah diundang dalam acara tersebut. Itu terjadi bukan karena kekuatan saya tetapi karena Tuhan. Saya akan bekerja lebih baik untuk Indonesia dan khususnya untuk Papua. Saya akan menjadi inspirator bagi generasi muda di Papua dan Indonesia.” Tutup Maximus. (ist/ros)
Bagikan artikel ini



