Masyarakat Makimi Nantikan Janji PLN
NABIRE – Masyarakat dari enam kampung se Distrik Makimi sedang menantikan janji Perusahaan Listrik Negara (PLN) Rayon Nabire untuk lampu menyala terus. Selama ini,masyarakat hanya menikmati lampu listrik hanya dan sekitar 6 jam, yakni dari jam 6 sore hingga jam 12 malam.
Bagikan
NABIRE – Masyarakat dari enam kampung se Distrik Makimi sedang menantikan janji Perusahaan Listrik Negara (PLN) Rayon Nabire untuk lampu menyala terus. Selama ini,masyarakat hanya menikmati lampu listrik hanya dan sekitar 6 jam, yakni dari jam 6 sore hingga jam 12 malam.
Tak hanya enam jam, pelayanan PLN itupun tidak lancar. Karena, seringnya voltase turun-naik sehingga padam menyala, nyala padam sudah sering dialami penduduk Nabire Timur ini. Karena mesin yang ada di SP 2 Lagari, sudah tua, sementara pelanggan yang membutuhkan jasa PLN cukup banyak.Beberapa warga yang ditemui media ini, Sabtu (26/6) siang di SP 1 dan 2 Lagari mengatakan, sedang menunggu realisasi janji Kepala PLN Nabire karena sudah lama dijanjikan bahwa Lagari juga akan menyala 24 jam seperti kota. Setelah selesai bangun jaringan dari kota, PLN akan memasukan lampu 24 jam di Lagari. “Lihat tu, kabel ada di atas tu, su lama PLN pasang kabelnya. Kami ada tunggu, kapan itu saja,” tutur warga yang enggan namanya disebutkan.Kepala Kampung Biha (SP 1 Lagari), Karyo Supardi saat ditemui di kediamannya, Sabtu (26/6) membenarkan keluhan warga Lagari. Karena, untuk kebutuhan dagang misalnya, es batu mesti beli dari kota. Karena, warga tidak bisa buat es batu sendiri untuk es cendol misalnya gara-gara lampu hanya menyala 12 jam.Karyo menambahkan, gara-gara voltase turun naik, warga juga bisa beli kulkas, banyak balon lampu putus dan televisi milik warga rusak. Kalau sudah rusak tidak bisa diperbaiki. “Apalagi televisi merk Cina, tinggal buang karena tidak bisa diperbaiki,” bebernya.Karyo menilai turun naiknya voltase wajar karena mesin PLN yang ada di SP 1 Lagari sudah tua, tetapi dia harus layani empat satuan pemukiman (SP) dan satu lokasi Trans Swadaya Masyarakat (TSM) di Lagari 3.Kepala Kampung dua periode ini menambahkan, PLN sudah janji mau melayani warga untuk saur pagi, dari jam 3 sampai 4 subuh tetapi selama dua hari terakhir ini tidak. Mau melayani bagaimana, mesin sudah tua dan dia sudah layani sore sampai jam 12 malam.Beberapa warga secara terpisah meminta kepada PLN Nabire agar mempercepat pelayanan ke arah Nabire Timur dengan menyambung listrik dari kota agar lampu di Makimi juga dapat menyala dan menyala terus sepanjang 24 jam non stop seperti halnya pelayanan PLN daam kota Nabire.Warga juga memohon PLN Rayon Nabire agar menyambung aliran listrik dari kota sebelum hari raya Idul Fitri tahun ini, agar warga di Makimi juga menikmati kebahagian lebaran tahun ini dengan sukacita. Warga Makimi berharap, PLN memberikan hadiah terbesar bagi umat Muslim di daerah ini dengan menyalakan lampu sepanjang 24 jam, menyala terus, sebelum hari raya Idul Fitri 1436 Hijriah tahun 2015 ini. (ans)
Bagikan artikel ini



