SURAKARTA – Semangat inklusi terjadi di Kampus Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Jawa Tengah. Di mana kegiatan tersebut berfokus pada isu disabilitas. 

Turut serta hadir sebagai narasumber dan juga merupakan tokoh wanita yang selalu menyuarakan tentang hak-hak disabilitas, yaitu Maria Yetiasaputri Kapitarauw, S.Sos., M.M.,AWP.

Dalam sesi penyampaian materi, Maria Yetiasaputri mendapatkan pujian luar biasa, baik dari perwakilan pemerintah maupun dari warga disabilitas serta kalangan mahasiswa di Soloraya yang mencakup delapan kabupaten, dan kegiatan tersebut Hall Grandmall, Minggu (16/11/2025) lalu.

Ia dinilai sukses mengupas tuntas berbagai aspek kehidupan krusial bagi para penyandang disabilitas. Materi yang disampaikan tidak hanya berkutat pada hak-hak dasar, tetapi merambah ke solusi praktis, meliputi pendidikan (formal dan non-formal), kesehatan, bidang olahraga dan seni budaya.

Puncaknya, ia memaparkan materi tentang Cipta Karya Lapangan Kerja Disabilitas dengan ide-ide dan gagasan-gagasan yang brilian serta inovatif, hal tersebut membuat seluruh peserta yang hadir berdecak kagum dengan materi yang diberikan.

"Respons dari peserta sangat masif, sesi tanya jawab juga menjadi sangat interaktif, di mana penonton mengantri untuk mengajukan pertanyaan serta berdiskusi bersama," katanya.

Ia melihat antusiasme tinggi ini menciptakan suasana yang sangat meriah, dan semakin menegaskan bahwa materi yang dibawakan Maria Yetiasaputri benar-benar relevan, aplikatif dan memberi harapan baru bagi komunitas disabilitas di Soloraya.(edi/ist)