NABIRE - Persoalan kebakaran Kantor Distrik Mbiandoga kabupaten Intan Jaya Provinsi Papua harus dilihat dengan baik oleh Pemerintah daerah. Salah satu Mahasiswa asal Distrik Mbiandoga Kabupaten Intan Jaya, Silas Agimbau, S.IP mengatakan, seluruh Mahasiswa Intan Jaya terlebih khusus Mahasiswa asal distrik Mbiandoga merasa kecewa dengan terbakarnya Kantor Distrik Mbiandoga beberapa waktu lalu. Dikatakan, informasi yang diberikan Kepala Distrik (Kadistrik) tidak bisa diambil kesimpulan atas informasi sepihak saja, apalagi dirinya selaku Kadistrik Mbiandoga mengatakan bahwa kebakaran tersebut diakibatkan karena ada persoalan keluarga yang nyata-nyata tidak ada hubungannya sama sekali dengan persoalan terbakarnya Kantor Distrik Mbiandoga. “Dalam hal ini Kadistrik Mbiandoga Yusak Agimbau, S.Sos jelas, sebagai kepala distrik pasti membenarkan dirinya di mata pemerintah. Oleh sebab itu persoalan terbakarnya kantor distrik ini perlu ditanggapi serius Pemda Intan Jaya dalam hal ini Bupati Intan Jaya dan segera menyelesaikan persoalan tersebut dengan memanggil Kadstrik dan para stafnya,” terangnya.  Menurutnya, sejak Yusak Agimbau memimpin Distrik Mbiandoga sebagai Kepala Distrik, dirinya tidak pernah melakukan aktifitas di Kantor Distrik Mbiandoga untuk melayani masyarakat. Bahkan, dalam menjalankan tugas utamanya sebagai Kadistrik Mbiandoga dan sebagai pemerintah untuk melayani masyarakat, dirinya selalu melakukan aktifitas diluar Kantor Distrik Mbiandoga. “Ada beberapa alasan yang menjadi indikasi, sehingga Kantor Distrik Mbiandoga terbakar. Oleh sebab itu, kami mahasiswa Kabupaten Intan Jaya lebih khusus Distrik Mbiandoga meminta kepada pemerintah daerah bersama DPRD Kabupaten Intan Jaya, agar melihat hal ini dengan baik,” pungkasnya. (cad)